SongFic – Disguise

Half songfic: Disguise

Original song : Disguise-Lene Marlin

Cast:

  • You as ___ (feel free to replace ___ with your name ^^)
  • Jang Wooyoung 2PM

Okay, ini lagu udah jadul banget, dulu ini soundtracknya drama taiwan yang judulnya senorita twins. Ingat? Ituloh, drama yang menceritakan tentang dua anak kembar yang satu ikut ibunya dan ikutan miskin, satunya lagi diambil dokternya karena ibunya gak sanggup ngebiayain dua anak sekaligus*miris* nah anak yang ikut dokter itu diangkat jadi anaknya si dokter dan jadi kaya. Pokoknya gitulah garis besar ceritanya kalau saya terusin ntar yang ada ini gak jadi ff malah jadi ringkasan drama senorita twins -___-

Drama ini ditayangin di Indo pas jaman saya SD, kebayang kan betapa jadulnya lagu ini? Wkwk..

Oh iya, yang italic terus bold itu lirik lagu ya… terus, semua diambil dari ___ POV ^^

Udah ah, check this out……

Enjoy reading ^^

~~~

DISGUISE

Have you ever felt some kind of emptiness inside ?

You’ll never measure up to those people

You must be strong

Can’t show them that you’re weak

“___-sshi, gwaencanha?”

Aku hanya mengangguk. Aku baru saja melihat tayangan Wooyoung—namjachingu-ku— mengatakan bahwa dia tak pernah sekalipun berpacaran.

Sakit?

Tentu.

Lalu dia selama ini menganggapku apa? Tak berartikah hubungan yang telah kami jalin selama tiga tahun—bahkan sebelum dia debut— ini?

“gwaencanha, tak perlu khawatir. Aku tahu ini semua untuk kepentingannya juga, demi karier 2PM” jawabku sambil tersenyum.

Hatiku hampa. Kosong.

Tapi aku tak boleh memperlihatkan kelemahanku ini dihadapan orang lain.

Mereka tak boleh tahu kalau aku sebenarnya lemah.

Mereka harus tahu bahwa aku ini kuat…

***

Have you ever told someone

Something that’s far from the true

Let them that you are okay just to make them stop

All the wondering, and questions they may have

“___-sshi, apa tadi malam kau melihat tayangan kami?” tanya Nickhun oppa.

Aku mengganguk. Mengapa semua orang harus membahas ini?

Kemarin sahabatku, sekarang Nickhun oppa… who else?

“mianhae, kau harus tahu bahwa sebenarnya Wooyoung tidak mau melakukannya. Manager kami yang memaksanya untuk mengatakan itu…”

“gwaencanha, tak usah pikirkan aku. Aku tahu semuanya, aku bisa mengerti.”

Nickhun oppa memandangku dengan tatapan tak yakin, “percayalah padaku… aku tidak apa-apa” ujarku.

Cih.

Again, aku berbohong.

Bertambah lagi orang yang aku bohongi.

Aku mengatakan sesuatu yang jauh dari apa yang sebenarnya aku rasakan.

Aku baik-baik saja?

Tentu tidak.

Aku… sakit hati. Aku juga mau kalau publik mengatahui bahwa Jang Wooyoung 2PM yang imagenya merupakan seorang namja yang lugu dan polos, sudah memiliki kekasih.

Hanya sedikit yang mengetahui hubungan kami. Orang tuaku, orang tua Woo, 2PM, sahabatku, dan manager 2PM.

Aku memilih berbohong untuk menghentikan semua pertanyaan mereka.

Aku lelah.

Aku takut, jika mereka terus bertanya mereka akan mengetahui perasaanku yang sebenarnya.

Ya, aku lemah.

Aku berbohong kalau aku bilang aku baik-baik saja…

***

I’m okay, I really am now

Just needed sometime to figure things out

Not telling lies, I’ll be honest with you

Still we don’t know, what’s yet to come?

Aku sedang berada di sungai Han bersama Woo.

Tentu saja dia menggunakan penyamarannya.

Aku mencubit pipinya gemas.

“aish, ___ jincha! Geumanhae! Apa pipiku sebegitu chubby-nya?”

“shuut! Jangan berteriak Woo-ah, nanti kau ketahuan. Nanti ada angangels yang menyadari suaramu…”ucapku sambil berbisik.

“tapi kau yang mulai!”

“omona… jangan marah yeobo… apa kata orang nanti kalau seorang Jang Wooyoung 2PM yang terkenal lugu dan never dating marah hanya karena pipinya dicubit?”

“jagi, kau marah karena tayangan itu ya?”

Omo! Aku keceplosan.

“anio, kalau aku marah apakah aku akan datang menemuimu di sungai Han?”

“jeongmal? geotjimal… aku tidak percaya. Kau pasti marah kan?”

“anio, gwaencanha. Aku baik-baik saja. Percayalah… aku tidak pernah berbohong padamu kan? Aku akan selalu jujur padamu… mungkin aku hanya perlu waktu untuk terbiasa dengan hal ini, ini resiko yang aku tanggung karena berpacaran dengan idol sepertimu. Kita lihat saja… apalagi yang akan managermu lakukan padamu…”

“mianhae, ___-ah, apa kau menyesal berpacaran denganku?”

“anio, kenapa harus menyesal?”

“jeongmal mianhae, jagi. Kau tahu kan kalau aku sangat mencintaimu? Jeongmal saranghae… tapi managerku tak mau mengerti akan hal ini. Dia menuntutku untuk membuat image sebagai namja lugu yang polos. Aku tak bisa mengelak, jagi. Ini juga terjadi pada Taec hyung, imagenya adalah namja yang playboy. Jeongmal, ini semua sesungguhnya menyiksa kami. Tapi aku tahu kalau tujuan manager hyung itu baik, semua ini demi hottest…”

Kucium pipinya lembut untuk menghentikan ucapannya yang panjang dan cepat. Woo terlihat kaget.

“apa kau bisa berhenti bicara? Tanpa kau beritahupun, aku sudah mengerti yeobo… aku hanya perlu waktu untuk terbiasa akan hal ini…”

“tapi kalau kau sudah mulai tidak kuat akan hubungan back street kita ini, kau harus bilang, arra? Aku akan mengundurkan diri dari dunia entertainment.”

***

Have  you ever seen your face ?

In the mirror there’s a smile

But inside you just a mess, you feel far from good

Need to hide cause they’ll never understand

Di toilet kampusku yang sepi…

Aku sedang mencuci mukaku di depan wastafel.

“cih, bagaimana bisa kau tetap tersenyum setelah Wooyoung mengatakan bahwa dia tidak pernah berpacaran di depan publik.” Ujar Suzy—sahabatku—

Aku menatap pantulan wajahku di cermin.

Bagaimana bisa senyuman sempurna ini terbentuk?

Aku harusnya dianugerahi penghargaan sebagai the best actress ever.

Diluar aku tersenyum.

Di dalam?

Lagi-lagi hatiku merasa kosong. Just a mess.

Sebenarnya aku jauh dari kata baik.

Aku sama sekali tak merasa baik-baik saja.

Aku harus sembunyi. Aku harus sembunyi dengan topeng senyum dan ceriaku ini.

Karena… mereka tak akan pernah mengerti perasaanku.

Sampai kapanpun.

***

Have you ever had this wish ?

Being somewhere else

To let go all your disguise, all your worries too

And from that moment then you see things clear

Ingin rasanya aku berada ditempat lain.

Terserah. Dimana saja.

Mau  itu negeri antah berantah atau daerah yang tidak ada di peta dunia, ataupun planet lain sekalipun.

Aku tidak peduli.

Yang penting aku ingin pergi dari posisiku sekarang.

Dan ditempat baru itu, aku akan menghentikan penyamaran sempurnaku ini.

Aku juga akan membiarkan kekhawatiran dan masalahku pergi.

Aku akan menangis meraung-raung.  Aku akan menjerit sekeras-kerasnya disana.

Dan setelah itu, semua masalahku akan selesai.

Bisakah?

Atau mungkin, aku ingin menjadi orang lain saja…

***

Are you waiting for the day

When the things disappear

When you know that is not true

What they say about you

You can

Surrounding and ignoring all the voices from that wall

***

2PM JANG WOOYOUNG TERLIHAT BERPELUKAN DENGAN SNSD TIFFANY DI BACKSTAGE MUSIC BANK

Berita konyol apalagi ini?

Apa sih, maunya manager 2PM?

Kemarin membuat image Woo yang lugu dan never dating.

Sekarang apa?

Malah rumor pasaran ini yang keluar?

Bukankah skandal ini bertentangan dengan image Woo.

Aku sungguh tak mengerti.

“___-ah, gwaencanha?”

Ya, siapa lagi yang mau bertanya?

Kali ini Taecyeon oppa.

“ne, gwaencanha.”

“geotjimal. Kau bisa membohongi semua orang agasshi, tapi tidak denganku..”

“sungguh, aku tak apa-apa.”

Taecyeon oppa menarikku pergi.

“mau kemana oppa?”

“ikut saja,”

Ternyata Taecyeon oppa membawaku naik bianglala.

Ah, sudah lama aku tidak naik wahana ini bersama Woo.

Dulu ini merupakan wahana favorit kami.

Tapi itu dulu, sebelum Woo jadi idol seperti sekarang.

“aku tahu kau tidak baik-baik saja ___-ah,” ujar Taec oppa menghentikan lamunanku.

“Oppa, jeongmal… aku baik-baik saja. Mengapa kau tidak percaya?”

Tiba-tiba Taec oppa berlutut dan memegang tanganku.

“___-ah, berhentilah berbohong. Aku tidak sebodoh orang-orang itu yang mudah percaya padamu. Masih tak sadarkah kau, bahwa ada aku yang mencintaimu selama ini?”

Aku terbelalak kaget.

Bagaimana bisa, Taec oppa mencintaiku?

Aku melepas tanganku dari genggamannya.

“aku tak bisa, oppa. Aku sudah punya Woo,”

“aku tak peduli! Apa lebihnya Wooyoung dibanding aku? Aku lebih tampan, aku lebih mapan, aku lebih cinta kepadamu, aku lebih segalanya dibanding Wooyoung bodoh itu.”

PLAKK!

Aku refleks menampar Taec oppa.

“mm-mianhae, tapi jangan katakan Woo bodoh. Karena dia tidak bodoh! Ya, memang, oppa lebih segalanya daripada Woo. Tapi aku mencintai Woo apa adanya.”

“cinta apa adanya? Lagu lama ! kau naïf sekali ___,  apa yang kau harapkan dari Woo, ___ ? dia bahkan tidak mengakui kalau dia sudah memilikimu. Jika saja kau bersamaku… tak akan ada masalah, ___-ah. Kita akan bebas pergi berdua kemana-mana tanpa dihadang hottest. Karena imageku adalah namja yang suka berganti-ganti yeojachingu. Mereka hanya akan menganggap kita tidak real. Dia akan menggapmu salah satu yeoja yang aku permainkan. Eotte?”

“shireo, andwae… apapun yang terjadi aku akan tetap bertahan bersama Woo. Mianhae Taec oppa…”

***

Aku memutuskan untuk pergi ke Jepang untuk menemui saudaraku dan sekalian menenangkan diri tentunya.

2PM JANG WOOYOUNG TERLIBAT CINTA LOKASI DENGAN LAWAN MAINNYA DI DREAM HIGH, IU

Apalagi ini?

Mengapa 2PM begitu terkenal?

Bahkan sampai di Jepang, gossip tentang 2PM pun sampai?

Daebak!

Aku lelah.

Aku lelah terus menyamar dan berpura-pura.

Kini aku ada di suatu laut yang sepi.

Bagus!

Tempat yang tepat untuk melepas semua penyamaranku.

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARGH!!!!!!!!”teriakku kencang, diiringi tangisku yang tiba-tiba pecah.

“AKU LELAH BERPURA-PURA KUAT!!! AKU LELAH BERTINDAK SEOLAH-OLAH AKU BAIK-BAIK SAJA!!!”

Nafasku memburu,

“AKU BENCI DIRIKU SENDIRI!!! AKU LELAH AKAN PENYAMARAN INI!!! AKU SUDAH MENYERAH…”

Aku pun jatuh berlutut. Aku menunduk. Tangisku semakin deras. Aku menangis sekencang-kencangnya.

“gadis bodoh…” bersamaan dengan suara itu, kurasakan ada yang memelukku dari belakang. Akupun membalikan badanku, dan…

“Wooyoung?” aku shock, “bagaimana kau bisa ada disini?”

Woo tak menjawab dan malah memelukku makin erat.

Ah, aku sungguh merindukan pelukan hangatnya ini.

“menangislah… aku tidak tahu kalau kau sebegitu tersiksanya karena aku. Jeongmal mianhae… aku terlalu bodoh karena tidak menyadarinya. Aku terlalu bodoh untuk menyadari bahwa selama ini kau sudah berusaha keras untuk menutupi perasaanmu yang sebenarnya…”

Aku menangis dipundaknya. Aku begitu merindukan namja-ku ini., “Babo!” aku memukul-mukul pundaknya pelan.

Aku melepas pelukan Woo ketika aku rasa aku sudah cukup mengeluarkan tangisku yang sudah tertahan sejak dulu. Bahunya basah karena tangisanku.

“jeongmal mianhae, karena aku terlalu bodoh, jagi…Aku terlalu tidak peka. Setelah ini, kau tak boleh menangis lagi, arra? Karena kau jelek sekali saat menangis seperti itu. Rambutmu berantakan, matamu bengkak dan merah. Aku dulu sangat ingin melihatmu menangis sekali saja, aku penasaran, mengapa kau tidak cengeng seperti yeoja lain? Tapi aku menyesal setelah melihat kau menangis tadi. Kau sangat jelek tahu!”

Aku memukulnya. Bagaimana dia bisa bercanda disaat seperti ini?

“ini karena aku menahan tangisku sedari lama, Woo!”

“arra, mianhae jagi… aku akan memperbaiki semuanya.”

“eh, bagaimana kau tahu aku ada disini?”

“aku mencarimu dirumah, tapi kata eomma-mu kau sedang ke Jepang, berhubung 2PM sedang diberi libur seminggu full, aku pun memutuskan untuk menyusulmu. Jeongmal bogoshipeo jagiya…”

“nado, bogoshipeoyo oppa…”

Woo mendekatkan wajahnya ke wajahku dan…

Chu~

Aku mengecup pipinya pelan.

“ya! ___-ah aku kan ingin berciuman denganmu, bukan ingin di cium di pipi! Ayo ulangi! ”

“shireo!!!” akupun berlari. Jadilah kami berkejar-kejaran seperti anak kecil disepanjang pantai disore hari ini.

Lega sekali rasanya setelah melepas penyamaranku ini.

Kenapa aku bodoh dan sok kuat sekali sih?

***

Kami sudah kembali ke korea.

Aku sedang menonton acara gossip dengan suzy dikamarku.

“pemirsa.. salah satu member 2PM yaitu Jang Wooyoung telah memutuskan kontrak dengan pihak JYP Entertainment. Kini 2PM minus Jang Wooyoung. Mari kita saksikan wawancara eksklusif kami dengan Jang Wooyoung…”

“___-ah, bagaimana bisa?” tanya Suzy.

“molla, aku juga kaget. Woo tidak berkata apa-apa padaku. Woo pasti bercanda…”

Kami kembali menonton acara gossip itu dan munculah wajah Woo.

MC(MC): Benarkah kau keluar dari 2PM?

Woo (W): Ne,

MC: Mengapa kau memutuskan hal ini secara tiba-tiba?

W: ani, aku sudah memikirkannya baik-baik.

MC: apa JYPE tidak berlaku adil kepadamu?

W: ani,

MC: lalu?

W: aku keluar atas kemauan sendiri dan karena masalah pribadi.

MC: apakah masalah pribadi itu?

W: aku terlalu bodoh telah tidak mengakui yeojachinguku ke depan publik.

MC: omo. Siapakah yeojachingumu itu? Tiffany kah? Atau IU?

W: anio, mereka hanyalah temanku. Tak lebih. Yeojachinguku hanyalah seorang gadis biasa. Gadis yang polos namun juga bodoh. Dia yang selama ini selalu bertindak sok kuat dan berpura-pura baik-baik saja padahal hatinya sakit ketika skandal tentangku menyeruak. Aku akan berhenti dari dunia entertainment, menjadi orang biasa lalu menikah dengannya dan hidup tenang di luar negeri.

MC: aku kehabisan kata-kata Woo. Bagaimana bisa namja polos yang katanya never dating bertindak semanis ini? Kami saja yang terlalu bodoh percaya akan image itu. Bisa kau beritahu kami siapa gadis beruntung itu?

W: ne, namanya ___, aku akan melamarnya sekarang juga. Kalian harus jadi saksi ya?

Handphoneku bergetar tanda ada panggilan masuk. Namja bodoh itu menelponku. Aku sungguh tak bisa berkata apa-apa lagi.

“ye-yeobseyo?” tanpa komando air mataku mengalir karena terharu.

“anyeong jagi. Kini kita tak perlu menutup-nutupi hubungan kita lagi. Semua orang sudah mengetahuinya. Jangan pura-pura sok kuat lagi, arra?”

“ne, arra. Woo, kau tak perlu mengundurkan diri dari 2PM.”

“ani, aku sudah memikirkan ini matang-matang.”

Hening.

Aku mendengar suaraku sendiri di televisi. Omo! Aku lupa ini siaran langsung.

“___-ah. Jagi. Maukah kau menikah denganku?”

Tangisku semakin menyeruak,“ne, tentu saja Woo ”

***

One year later…

“selamat pagi, om China!” sapa anak tetangga sebelah rumah kami.

“pagi, Dinda…”

“Dinda sudah berapa kali mama bilang, om Wooyoung itu bukan orang china. Om Wooyoung itu orang korea sayang…! ”

“sama saja, mama. Om Wooyoung kan sipit. Sipit berarti China kan?”

Aku dan Woo hanya tersenyum melihat pertengkaran kecil itu pagi-pagi, ini sudah biasa.

“tidak apa-apa, bu… saya juga tidak keberatan,” jawab Woo sambil tersenyum ramah.

“om, om kan ganteng, sipit lagi, putih juga… kenapa om gak jadi artis aja kan nanti om bisa terkenal dan masuk tv!”

Aku hanya saling memandang dan tersenyum penuh arti dengan Woo.

Dinda memang tidak tahu kalau Woo dulunya adalah artis, namun sekarang Woo sudah jadi ‘mantan’ artis.

Kini aku dan Woo sudah sah menjadi suami istri.

Wooyoung memang sangat bodoh. Bagaimana bisa dia memilih aku daripada popularitasnya?

Kini kami tinggal di Indonesia. Negeri yang cukup jauh dari Korea.

Disini juga tak banyak yang kenal 2PM.

Jadi setiap hari kami melalui hari-hari dengan tenang.

Wooyoung melanjutkan pendidikannya dan masuk Fakultas Kedokteran Internasional di Universitas Indonesia.

Dia melanjutkan cita-citanya yang sempat terhenti. Woo akan menjadi dokter.

Aku kadang merasa kasihan pada Woo.

Dia belum pandai ataupun lancar berbahasa Indonesia.

Dia sedikit kesulitan disini. Tapi aku akan selalu ada disampingnya untuk membantunya,

Untung saja Woo memilih FK Internasional yang bahasa pengantarnya menggunakan bahasa Inggris.

Hidupku sudah lengap bersama Woo sekarang.

Aku amat bahagia akan hidupku , terima kasih Tuhan…

END

***

Waah ini ff half songfic pertama saya.

Akhirnya selesai juga.

Tiba-tiba pengen nulis karena lagunya enak, eh tapi pas di baca lagi kok gak nyambung ya cerita sama lagunya T.T ah mianhae… *bow 900*

Maaf kalau aneh, gaje.

Itu random banget ujungnya.

Masa Indo gak kenal 2PM?

Hottestnya aja bejibun gitu *padahal yang ngetik juga hottest*#abaikan

Dan apa coba, keluar dari 2PM?

Semoga Woo akan terus ada di 2PM yaaaaaa T.T

Siapa lagi coba yang chubby dan angang lagi, kalau woo gak ada?

Apa pula, FK internasional emang kuliahnya pake bahasa Inggris? *ngarang*

Wkwk emangnya cita-cita Woo mau jadi dokter ya?

Kya random banget deeeeeh jadi malu >///<

Udah ah, thanks for reading ^^

6 thoughts on “SongFic – Disguise

    • hai juga thya n_n
      aku byul gi *ga ada yg nanya -___-
      aku 95-liners🙂

      oh tentu saja boleh😄
      aku malah seneng banget loh ff abal-ku ada yang mau baca… apalagi kalau dikomen😀 #ditendang

      sering-sering main ke wp-ku yaaaaa🙂 *lempar biasmu*

      nyesek kah?o_O
      asaan ini happy ending deh…

      makasih udah mau komen ^^

      • ooooooh jadi kamu juga suka minho?
        sama doooooong n_n *tos*

        ceilah bahasanya… kena dihati wkwk

        inget kok ;D
        komenmu man bertebaran di wp ajaibku ini hihihi

        makasih looooh udah mau komen🙂

  1. Ya ampuuunnn… Thor! Uyoung jgn pernah keluar dri 2pm!!! Saya gk rela!!!!!! Wlwpun dia keluar demi aq…#plakk
    Taecyeon-ah… Kurang ajar kau mengkhianati Woo!
    Nice Songfic!!!

Comment please n_n

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s