FF SHINee: Andwae!!!

Title: Andwae!!!
Author: angangels aka Jung Byulgi
Main cast: Lee Taemin
Support cast: all SHINee members
Length: oneshot
Genre: read ’till end and you’ll know it later ^^

AN: aku belum pernah nulis ff dengan Taemin sebagai main cast. Makanya aku nyoba sekarang hihi ^^ moga-moga ga fail yaaa *ngarep

Happy reading nn

***

bruk!

Jonghyun melemparkan seberkas surat ke hadapan Taemin dan Onew.

“mwoya? apa yang kau lemparkan barusan huh? Dan berani sekali kau melemparnya tepat di depan mataku. Dimana sopan santunmu, Kim Jonghyun?” tegur Onew.

“jangan bertingkah hanya karena kau leader. Cih, SHINee tak akan seterkenal ini jika tidak ada aku,” ujar Jonghyun angkuh, “itu surat gugatanku. Aku memutuskan akan keluar dari SHINee.

“hya, Jonghyun hyung! Neo… Tell me, it’s a joke right?” tanya Taemin memastikan.

“aku serius Lee Taemin. Aku muak dengan SHINee. Aku akan bersolo karier! Aku akan buktikan bahwa SHINee bukan apa-apa jika tak ada aku.”

“oh ya? Silakan. Aku malah senang jika SHINee tanpamu. Kau pikir kau siapa huh? Lead vocal? Jangan bertingkah, Kim Jonghyun. Jika kau hengkang, masih ada aku. Onew. Suaraku tak kalah bagus darimu, asal kau tau itu. Dan masih ada Key. Oh, Taemin pun bisa mengeluarkan suara merdunya. Bahkan Minho sekalipun.”

“ok then. Mari kita buktikan. Kim Jonghyun pasti takkan kalah pamor dari SHINee,” tantang Jonghyun.

“baik. Sejujurnya aku malah senang kau memilih untuk keluar. Karena dengan ini line menyanyimu yang selalu mendominasi itu akan dibagi rata pada kami. SHINee tanpamu pasti akan lebih baik dari sekarang,”

“baik. Aku pergi!”

“hyung! Jonghyun hyung! Kajima! Hyung! Andwae!,” jerit sang maknae.

***

“Hyung, ayo main winning eleven!” ajak Taemin riang.

Minho menyingkirkan lengannya dari genggaman Taemin–kasar. “tidak sekarang. Aku sibuk,”

Taemin menganga tak percaya. Apa barusan Minho berlaku kasar–untuk yang pertama kali– pada dirinya?

“o. Arraseo,” jawab Taemin pelan sambil menundukkan kepalanya.

~~~

“hyung…Minho hyung! Aku mau pinjam komik slam dunk-mu. Bolehkah?” tanya Taemin.

“ne, cari saja di kasurku. Semalam aku baru membacanya,” teriak Minho dari dalam kamar mandi.

Taemin pun mulai mencari komik yang ia ingin baca itu. Ia merangkak naik ke single bed Minho.

“hh, mana ya? Kok aku belum juga menemukannya? Katanya ada di kasur…” gumam Taemin pada dirinya sendiri.

Taemin mengangkat bantal Minho dan akhirnya menemukan barang yang tengah ia cari. Senyuman muncul di bibir namja cantik itu.

Tapi kemudian matanya menangkap sebuah diary yang tertelungkup.

“apa ini diary Minho hyung? Kekeke~ mari kita lihat Minho hyung punya rahasia apa…”

Taemin membuka diary Minho yang halamannya memang terbuka sedari tadi. Ia juga menemukan sebuah spidol merah. Tunggu, apa Minho baru saja menulis halaman ini? Mengingat halaman yang hendak ia baca pun berwarna merah.

Hh, sejujurnya aku lelah dengan semua ini. Aku bosan harus selalu berada di dekat Taemin. Aku merasa Taemin terlalu bergantung padaku. Ia melekat begitu kuat. Rasanya… Aku ingin menjaga jarak dengan Taemin. Sepertinya aku mulai muak dengannya.

Tanpa dikomando, kelenjar air mata Taemin mengeluarkan cairan bening. Hatinya sakit. Jadi, dugaannya tentang Minho yang terlihat menjaga jarak akhir-akhir ini benar.

“Minho hyung…Andwae…” ujar Taemin lirih.

***

“Taemin! Kau sudah pulang?” tanya Key riang.

Taemin mengangguk.

“mau aku buatkan makanan kesukaanmu?”

Taemin menggeleng, “ani. Gwaencanha hyung, aku sudah makan barusan dengan chingu-ku tadi.”

“oh, begitu ya.” terselip nada kekecewaan dalam nada suara Key. “oh iya! Hyung membelikanmu dua kotak besar banana milk kegemaranmu. Aku sudah memasukannya kedalam kulkas. Bahkan aku sudah melarang Onew Minho dan Jonghyun untuk menyentuh susu kesukaanmu itu,”

“jincha hyung? Waaaa gomawo,” Taemin lalu spontan memeluk Key erat.

“c-cheonma,” jawab Key pelan.

Aneh. Entah perasaan Taemin saja atau memang barusan saat memeluk Key, ia merasakan deguban kencang dari jantung Key. Wajah hyungnya yang satu itu juga tiba-tiba merona merah ketika Taemin memeluknya.

~~~

“Taeminnie, ayo kita nonton ke bioskop besok!” ajak Key.

Taemin menggeleng. “mian hyung. Aku sudah ada janji besok,”

Key merengut kecewa, “janji dengan siapa? Yeojachingu-mu?”

Mungkin Taemin terlalu sensitif, tapi ia bisa mendengar intonasi suara Key yang menunjukkan rasa ketidaksukaannya.

“ani. Aku ada janji akan nonton pertandingan basket dengan Minho hyung.”

“Minho? Jadi kau lebih memilih Minho daripada aku? Benar begitu?” tanya Key emosi.

Taemin merasa bingung. Hey, apa-apaan ini? Kenapa Key tiba-tiba menyimpulkan begitu? Dan…Kenapa kedengarannya seperti Key tengah cemburu?

“bukan begitu, hyung. Aku menolak pergi bersama hyung karena aku sudah lebih dulu membuat janji dengan orang lain. Jika hyung yang membuat janji duluan, aku juga pasti tak akan menolak…” jelas Taemin panjang lebar.

“lagipula, mengapa pertanyaan hyung barusan aneh? Tentu saja aku tak akan memilih satu diantara kalian berdua karena kalian berdua sama berartinya bagiku. Lagipula aku masih normal kkkk~”

Key melongo begitu mendengar kalimat terakhir yang diucapkan Taemin. Selanjutnya ia tertawa canggung.

“hahaha begitukah? Oh rupanya kau masih normal?”

Taemin memukul bahu Key kuat, “hya hyung! Tentu saja! Aku masih suka yeoja,”

Bukannya tertawa, Key malah menunjukkan wajah kecewanya. Apa Key kecewa mengetahui fakta bahwa Taemin masih normal dan menyukai yeoja?

~~~

“Minnie, bolehkah aku mengatakan sesuatu padamu?”

Kini Key dan Taemin sedang menonton TV di dorm. Hanya ada mereka berdua di dalam dorm. Key saat ini menyandarkan kepalanya pada bahu Taemin. Sejujurnya, Taemin agak risih dengan sikap Key yang akhir-akhir ini terlalu melekat dengannya.

“ne, hyung.” balas Taemin.

Key beranjak dari sandarannya. Kini ia berlutut di depan Taemin. Taemin yang kaget hanya bisa menerka-nerka apa yang hendak hyung-nya lakukan.

minnie, aku cinta padamu.

Deg!
Taemin menahan napasnya beberapa detik. Ia mencubit lengannya sendiri–berharap ini mimpi–

“kau tak salah dengar, Minnie.. Aku mencintaimu. Aku tau ini salah, tapi apa aku bisa menolak perasaanku? Aku juga inginnya normal seperti kau dan namja lain, tapi aku tak bisa Minnie…”

Taemin hanya mampu tertegun mendengar pernyataan hyung-nya itu. Tak pernah terbersit sedikitpun di benaknya kalau Key akan menyukainya.

Ia tak pernah menyangka Key akan memiliki perasaan yang salah itu padanya. Taemin kira, hidup bersama bertahun-tahun di dorm hanya akan membuat SHINee semakin dekat satu sama lain. Hanya kekeluargaan mereka saja yang akan semakin erat. Tapi Taemin lupa memikirkan kemungkinan ini, kemungkinan rasa cinta yang muncul karena terbiasa dan terlanjur merasa nyaman satu sama lain.

Jangan-jangan… Hanya ia yang masih normal diantara member SHINee yang lain?

Jangan-jangan bukan hanya Key yang tidak normal. Tapi Minho, Onew dan Jonghyun juga? Jangan-jangan mereka juga gay?

“ANDWAEEEEEEE!!!” jerit Taemin.

***

“Taemin, sudahlah… Berhenti menangis.” ujar Onew sambil menepuk-nepuk pundak Taemin.

“bagaimana aku bisa berhenti menangis hyung? Minho hyung, Key hyung dan Jonghyun hyung memutuskan akan hengkang dari SHINee! Apa kau tidak sedih hyung?” tanya Taemin emosi.

Ya, Taemin baru saja menemukan surat gugatan yang berisi bahwa ketiga hyungnya telah memutuskan untuk keluar dari SHINee.

Flashback

“Onew hyung, bisa jelaskan apa maksud dari surat ini?”

Onew membeku di tempat. Ia mengumpat kebodohannya dalam hati. Harusnya ia tidak teledor dan tidak menyimpan surat gugatan itu di sembarang tempat. Lihat hasilnya… Sang maknae akhirnya mengetahui hal yang tengah ia tutupi.

~~~

“Jonghyun hyung, Minho hyung, Key hyung, kalian pasti bercanda kan? Kalian tak mungkin meninggalkan aku berdua saja dengan Onew hyung kan? Apa salah kami sehingga membuat kalian memutuskan hal mengerikan ini?” tanya Taemin pada ketiga hyung-nya.

“kalian tak bersalah. Kalian tidak membuat hal yang salah sedikitpun, Taemin.” jawab Jonghyun.

“lalu mengapa kalian memutuskan untuk keluar? Jincha hyung, SHINee itu berlima. Dan sampai kapan pun akan tetap berlima. SHINee minus satu member pun bukan lagi SHINee. Dan sekarang apa? Bukan hanya satu yang akan pergi… Tapi sekaligus tiga!”

“maafkan kami Taemin. Tapi keputusan kami sudah bulat. Kami akan tetap keluar dari SHINee,” jawab Minho.

“hyung, jebal pikirkan sekali lagi. Pikirkan aku dan Onew hyung. Pikirkan semua shawol yang jumlahnya tak terhitung. Pikirkan blingers, flames, dan juga lockets!”

“maaf Taemin. Kami sudah memikirkannya ribuan kali, dan keputusan kami tetap sama. Kami akan keluar dari SHINee.” jawab Key.

~~~

“Taemin… Kau sudah seminggu ini tak mau keluar kamar. Kau juga tak mau makan. Jebal, jangan bertindak seperti ini.” bujuk Onew.

“aku sedih hyung. Hidupku tak lagi sama setelah aku kehilangan tiga hyung yang sangat aku sayangi sekaligus,” jawab Taemin.

“kau pikir aku tak bersedih hah? Aku juga sedih Taemin! Aku bahkan seribu kali lebih sedih dibanding dirimu! Aku merasa gagal menjadi leader. Tapi aku tidak egois sepertimu Taemin, aku tidak berlarut-larut dalam kesedihanku.”

“aku ingat shawol dan semua orang yang selama ini sudah mendukung kita. Aku tak boleh terus berlarut dalam kesedihan. Ayo, Taemin kita harus bangkit. Aku tau ini berat, tapi justru karena ini berat kita harus saling menguatkan.”

jadi, sekarang semua keputusan ada di tanganmu Lee Taemin. Kau memilih tetap bertahan denganku walau SHINee hanya tinggal tersisa dua, atau SHINee disband sekalian. Semua terserah padamu…

Dilema. Keduanya terlalu riskan. Kini Taemin merasa seperti tengah memakan buah simalakama. Tak bisakah ia egois untuk kali ini? Ia hanya ingin SHINee berlima lagi.

“andwaeeeee! Aku hanya mau SHINee kembali lengkap!” jerit Taemin frustasi.

***

Hari ini Taemin terjatuh saat perform. Sebenarnya ini bukan pertama kalinya Taemin terjatuh di stage. Tapi kali ini rasanya kaki Taemin sakit sekali pasca terjatuh.

“Taemin-a, bagaimana keadaanmu? Apa sudah baikkan?” tanya Jonghyun cemas.

Taemin menggeleng lemah, ia tak mau membohongi keempat hyungnya dengan mengatakan ia baik-baik saja. Karena sejujurnya Taemin memang merasa kakinya sakit luar biasa.

~~~

“hyung, aku cemas dengan Taemin… Aku rasa sesuatu buruk terjadi pada dirinya…” ucap Minho cemas.

“na do, Minho-ya. Aku juga merasa kecelakaan ini berbeda dari kecelakaan sebelum-sebelumnya,” tambah Key.

“hya! Geumanhae! Jangan katakan hal-hal aneh di depan Taemin. Jika Taemin bangun pasti ia akan sedih mendengarnya…” tegur Onew.

Taemin memang tadinya sedang tertidur. Namun beberapa menit yang lalu sebenarnya ia sudah terbangun karena mendengar suara Minho. Tapi Taemin tetap menutup rapat matanya, bertindak seolah masih tertidur.

“Lee Jinki, ada sesuatu hal yang harus kita bicarakan sekarang,” ujar dokter yang menangani Taemin.

“ne, uisa. Apa itu jika aku boleh tau?”

“Lee Taemin… Kakinya cedera parah. Tidak, kakinya tidak harus diamputansi. Tapi…”

“tapi apa uisa?” tanya Jonghyun penasaran.

“tapi lukanya terlalu parah. Dan Taemin tidak akan lagi bisa melakukan dance seumur hidupnya.

Taemin mendengar semuanya dengan jelas. Hatinya remuk seketika. Hal apa yang mampu dibanggakan darinya selain kemampuan dancenya? Dan jika ia tak bisa lagi dance… Sepertinya ia lebih baik mati saja.

“ANDWAEEEEEEEEE!!!”

***

“ANDWAEEEEEEEEE!!!”

Onew, Minho, Jonghyun dan Key segera berlari ke kamar Taemin begitu mendengar jeritan kencang sang maknae.

“Minnie, ireona!” ujar Key sambil mengguncang-guncangkan badan mungil Taemin.

Taemin terbangun dengan keringat mengucur deras dari sekujur tubuhnya.

“Jonghyun hyung, benarkan ini kau? Hyung… Kau tak akan meninggalkan SHINee dan memilih untuk bersolo karier kan? Katakan aku hanya bermimpi…”

Bruk!

Satu bantal melayang kearah wajah Taemin.

“ppabo! Tentu saja kau bermimpi! Aku sudah nyaman dengan SHINee, untuk apa aku bersolo karier huh?” jawab Jonghyun.

Taemin tersenyum lega.

“Minho hyung, apa kau merasa aku terlalu menempelimu? Apa kau lelah selalu berada didekatku?” Taemin memberondong Minho dengan pertanyaan.

“anio. Bicara apa kau? Aku tak merasa seperti itu. Aku bahkan tak merasa terbebani. Aku sudah menganggapmu sebagai dongsaengku, Minnie…”

Rasanya lega mendengar jawaban Minho yang benar-benar menyejukan hatinya.

“Key hyung, apa… Kau seorang gay?”

Bletak!

Sebuah jitakan keras mendarat mulus di kepala Taemin.

“appo hyung…” rengek Taemin sambil mengelus-elus kepalanya.

“itu sebanding dengan ucapan kurang ajarmu. Enak saja, walau aku tak se-manly Jonghyun hyung aku tetap namja normal yang menyukai yeoja tau!!!”

Walau jitakan keras Key begitu menyakiti kepalanya, semua itu tak lantas mengurangi rasa bahagianya mengetahui bahwa ketakutannya akan Key yang homo terbukti salah besar.

“Hyungdeul, SHINee tetap berlima kan?” tanya Taemin.

Semua hyung-nya mengangguk.

“tentu saja. Memangnya kau mimpi aneh apa lagi?” tanya Onew.

“aku bermimpi Key hyung, Minho hyung dan Jonghyun hyung memilih keluar dari SHINee. Lalu hanya aku dan Onew hyung yang tersisa. Setelah itu Onew memberikan aku pilihan, tetap bertahan dengan Onew hyung sebagai SHINee atau memilih disband sekalian.”

“omona~ mimpimu sungguh mengerikan…” respon Key.

Taemin lalu teringat mimpinya yang terakhir. Segera ia bangun dari tempat tidurnya lalu menggerak-gerakkan tubuhnya.

“hya, Lee Taemin… Neo michyeosseo? Mengapa kau nge-dance sepagi ini?” tanya Jonghyun.

“aku bermimpi kalau kakiku cedera parah dan aku tak bisa lagi melakukan dance,” jawab Taemin.

Puluhan gerakan dance aneh yang hanya dapat dilakukan oleh dancer pro telah dilakukan Taemin. Tak lupa ia mencoba split, juga beberapa gerakan break dance, bahkan koreo akrobatik ala 2PM.

“waaaaa aku masih bisa melakukan gerakan dance! Waaaaa ternyata semuanya hanya mimpi!!!” teriak Taemin riang.

Keempat hyungnya hanya bisa menggelengkan kepalanya pasrah.

“gara-gara teriakan kencang kau tadi, kami semua jadi terbangun. Kami kira ada apa. Taunya kau bermimpi buruk…” ujar Key merasa terganggu.

“mianhae hyungdeul… Hh, yang penting semuanya hanya mimpi. Semua itu terlalu mengerikan untuk jadi nyata!

FIN

***

Haha jadi intinya semua ini cuma mimpi buruk Taemin.

Makanya settingnya loncat-loncat dan saling gak berhubungan satu sama lainnya.

Posted from WordPress for Android

10 thoughts on “FF SHINee: Andwae!!!

    • Waaa alhamdulillah kalo ngakak.

      Aku kira malah bakal sedih2 gimana gitu, terus ketipu ternyata itu cuma mimpi.

      Tipuanku gagal ya u,u

      Anyway thanks for reading and leave comment🙂

  1. awal baca shock. Apa ini?Jonghyun keluar dr SHINee?O.O MALDO ANDWAE!!
    tp pas baca kebawah agak heran ini scane nya knp loncat”? bknnya td jjong udh kluar tp dbwah muncul lg.
    dan ternyatd jreng jreng! ahaha semuanya hanya mimpi dr lee taemin. pantes main castnya cm taemin. kkk~ keren! keren!

Comment please n_n

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s