[FF special Hikma eonni’s Bday] : Chicken Love

Title: Chicken Love

Author: angangels aka Jung Byulgi

Main cast: Lee Jinki, Shin Yunso (Hikma eonni)

Support cast: Jung Byulgi (it’s me ㅋㅋㅋ), SHINee members, Park Man Woo (ini nama siapa coba? ngarang)

Genre: Romance, fluff

Length: oneshot

AN: Eonni, ini seonmul-ku… Semoga suka ya🙂

Oh iya ceritanya disini kita kaka-ade. Biarin aja ya marganya beda juga. Wkwkwk —> seenaknya banget

Happy reading ^^

***

Eonni-ya aku mau mengerjakan tugas sekolah. Maaf tak bisa menemanimu menunggui resto,” pamit Byulgi pada eonni-nya–Shin Yunso–.

“Aish, geotjimal. Aku tau kau bukan mau mengerjakan tugas sekolah. Kau akan pergi kencan dengan Man Woo kan?” terka Yunso.

“Kkkk~ ketauan ya? Ah Eonni memang tak bisa dibohongi.” cengir Byulgi lebar.

“Anak kecil pun akan tau kau berbohong. Mana mungkin kau bergaya seperti ini jika hanya mau mengerjakan tugas…Paling-paling kau hanya akan mengenakan t-shirt plus jeans. Hanya Man Woo yang bisa membuat adik tomboy-ku ini keluar rumah dengan mengenakan dress.

“Makanya Eonni cari pacar. Jangan terus berkhayal akan menjadi pacar si dubu Jinki idolamu itu,”

Hyaaa Jung Byulgi!!!”

Yang dipanggil sudah lari sambil mehrong–meledek eonni-nya–.

***

Namaku Yunso. Umurku akan beranjak 18 tahun ini. Oh atau 19 karena aku tinggal di Korea?

Aku sama seperti kebanyakan gadis seusiaku. Hanya saja, sampai detik ini aku belum juga memiliki pacar.

Bukan bukan bukan. Bukan aku tidak laku. Ada sih dua atau tiga namja yang sudah menyatakan perasaannya. Tapi aku selalu menolak mereka.

Haruskah aku sebutkan alasannya? Baiklah…

Karena aku mencintai Lee Jinki, sang leader SHINee. Yeah, you may laugh now.

Silahkan bilang aku babo, silahkan bilang aku delusional fangirl. Semua terserah padamu. Yang jelas aku tak akan ambil pusing tentang perkataanmu. Aku akan tetap mencintai Jinki apapun yang terjadi.

Aku sempat berpikir aku memiliki gangguan kejiwaan. Bagaimana tidak? Aku berharap bisa menjadi istri leader sangtae itu. Aku juga tau itu hal yang mustahil. Mana mungkin Lee Jinki sang big star akan menjadikanku istrinya? Aku diliriknya pun tidak. Menyedihkan.

Mengutip kata-kata Leeteuk, bentuk cinta yang paling menyedihkan di dunia ini adalah cinta fans pada idolanya. Aku sangaaaaaat setuju. Semua fans mencintai idolanya. Idola bilang dia juga mencintai fans. Tapi bisakah kau lihat perbedaan mendasar antara dua cinta ini? Ya, cinta fans kepada idolanya tulus sedangkan cinta idol kepada fansnya hanyalah bualan belaka. Bohong. Cinta kita pada fans memang terlihat berbalas. Tapi itu balasan palsu. Idol tak pernah benar-benar mencintai fans setulus itu.

Okay, mungkin idol memang mencintai fans tapi bukan itu point-nya. Aku inginnya diistimewakan sebagai fans oleh Jinki. Silahkan tertawa lagi. Aku tau itu impossible. Aku ingin dicintai oleh Jinki. Yah walau aku tau itu tak ubahnya bagai memeluk bulan.

Bagaimana bisa Jinki mengistimewakanku di tengah jutaan fansnya yang lebih baik dariku. Lebih loyal –mengikuti SHINee kebelah dunia manapun–, lebih cantik pula.

***

Eonni-ya… Selama ini apa doa yang kau panjatkan pada Tuhan?” tanya Byulgi.

Mwo? Apa yang sedang kau bicarakan huh? Jangan berbelit-belit, aku tak mengerti.” jawab Yunso dengan tampang bingung.

“Aish Eonni jincha! Apa IQ-mu hanya dua digit? Eomma membuka cabang restoran baru di dekat SM building!

Bukannya memarahi dongsaeng-nya yang telah dengan tidak sopannya mengatai dia bodoh, Yunso malah mematung.

“Maksudmu, eomma membuka cabang baru di dekat SM building? SM entertaiment milik Lee Soo Man? Tempat dimana disana ada SHINee?”

“Oh Tuhan… Mengapa aku bisa ketiban sial mendapatkan kakak kandung yang babo seperti ini?”

Untungnya mood Yunso sedang baik kali ini. Kalau tidak, adiknya yang menyebalkan itu pasti sudah merasakan pukulan di kepalanya.

***

Two months later…

Hhh, apanya yang keberuntungan? Membuka cabang di dekat SM tidak semenguntungkan yang aku kira. Tak ada yang spesial di sini.

Dua bulan restoran ayam ini dibuka, tak ada satu artis SM pun yang mampir kesini.

Mana leader SHINee yang katanya maniak ayam? Siluetnya pun tak terlihat.

Hhh, apa diet mereka memang se-ekstrim ini?

Jincha! Jika hanya memakan sepotong ayam saja tak akan langsung membuat gemuk. Aku berani jamin.

Haruskah aku meminta eomma membuat menu ayam baru khusus artis SM? Ayam rendah lemak.

***

Three months later…

Lima bulan berlalu, tapi aku tak kunjung melihat Onew.

Walau sesekali aku melihat beberapa artis SM keluar-masuk SM building, tak sekalipun aku melihat batang hidung mahluk sangtae satu itu. Aku sudah melihat semua member SNSD, f(x) hanya tinggal Sulli yang belum aku lihat, Super Junior tinggal Siwon dan Heechul, EXO-K sudah semua, bahkan EXO-M. Aku hanya belum melihat Tao. Tapi SHINee? Baru si maknae yang pernah ku lihat. Hhh Jinki, eodigga?

***

“Pulanglah jika kau mengantuk. Aku akan tutup resto setengah jam lagi.” ujar Yunso sambil menyentuh pundak adiknya yang ketiduran.

Byulgi mengucek-ucek matanya, “Huh? Omo aku ketiduran. Mianhae Eonni-ya.

Gwaencanha. Pulanglah duluan.”

“Tapi nanti Eonni jadi sendirian.”

“Ish, kenapa kau sok menjadi dongsaeng yang baik huh? Biasanya juga kau tak peduli.” ujar Yunso sambil menoyor kepala adiknya pelan.

Arra arra. Baiklah aku pulang. Hati-hati OK?”

“Kau juga hati-hati…” jawab Yunso.

***

Aku sendirian sekarang. Kulirik jam dinding yang menggantung. Baiklah… Hanya tinggal 15 menit lagi kan?

Ku ambil ipod-ku lalu memutar lagu Honesty. Ah, Onew… mengapa suaramu begitu halus dan merdu?

Sebenarnya aku hanya tinggal menunggu jam 22.00 datang. Secara malam-malam seperti ini jarang sekali ada pengunjung. Sepertinya aku harus bilang pada eomma agar menutup resto ini setengah jam lebih awal supaya aku tak membuang-buang waktu seperti ini lagi.

***

21:59:57

Yeay! Kupandangi terus pergerakan jarum jam tanganku. Hana… Dul… Set! Waktunya tutup.

Aku bergegas mengambil tas juga jaketku. Tugasku tinggal mengunci pintu. Setelah mengambil kunci di saku jaket, aku melangkah mendekati pintu.

Eh, ada orang di depan pintu? Aigoo resto ini sudah tutup!

“Maaf Tuan tapi restoran kami sudah tu-” kosa kata dalam otakku hilang begitu saja ketika melihat sosok pria itu lebih jelas.

“Bisakah berikan aku satu potong ayam? Jebal. Aku bisa mati kelaparan…”

***

Aku pasti berhalusinasi. Hhh sepertinya perkataan Byulgi tentang aku yang terlalu banyak memikirkan Onew benar adanya. Mana mungkin orang yang sedang duduk menikmati ayam di tengah ruangan ini adalah Lee Jinki?

Tapi, dengan penyamaran seperti itu pun aku tetap bisa mengenalinya. Walau ia mengenakan hoodie, kacamata hitam juga syal yang membalut lehernya, aku tahu dia Onew.

“Ehem. Nona, daripada kau terus memperhatikanku seperti itu dari jauh… Lebih baik kau duduk di depanku. Aku tidak suka makan sendirian.” ujar Onew.

“E-e-eh? Aku? Maaf, aku tak memperhatikanmu kok…” elak Yunso.

“Hahaha wajahmu memerah, lucu sekali. Terus terang aku agak risih diperhatikan seperti itu olehmu. Kemarilah, duduk temani aku.”

Aku menggerakan kakiku perlahan. Benarkah dia Lee Jinki? Leader bermata sipit yang juga memiliki angelic smile itu? Apakah aku bermimpi?

“Tidak Nona. Kau tidak bermimpi. Apa kau tau siapa aku?”

Omo! Apa Lee Jinki bisa membaca pikiran?

“Tidak Nona. Aku tidak bisa membaca pikiranmu. Aku tak punya kekuatan magis semacam itu.”

Hyaa! Semua yang kau katakan tadi itu pikiranku semua!” tanpa sadar aku berteriak. Spontan aku menutup mulut besarku ini begitu aku sadar telah melakukan hal yang bodoh.

“Benarkah? Mianhae kalau begitu. Habis wajahmu itu begitu mudah dibaca. Pikiranmu mudah ditebak. Kkk~ pasti menyenangkan ya jika bisa menjadi temanmu?”

***

“Aah akhirnya aku kenyang juga. Terimakasih Nona karena telah membuatkanku ayam yang begitu lezat!” ujar Jinki girang.

Yunso tertawa. Ternyata benar Onew juga punya sisi kekanakan.

“Berapa harganya?”

“5000 won, Tuan.”

“Jangan panggil aku tuan. Kesannya aku tua sekali. Panggil aku Jinki saja.” Jinki merogoh hoodie juga kantong celananya. Oow, sepertinya dompet Jinki ketinggalan. “Chankaman…

Yunso yang sepertinya mengerti kalau dompet Jinki tertinggal tersenyum maklum. “Jika kau tak membawa dompet, kau boleh membayarnya lain kali Jinki-sshi.

Wajah khawatir Jinki berubah 180°. “Benarkah? Kau memberi fasilitas bon pada semua pengunjung?”

Yunso tak kuasa menahan tawanya, “Ania. Tapi aku memberikan pengecualian untuk Anda, Jinki-sshi.

“Oh begitu. Kalau begitu baiklah. Aku akan kembali besok malam. Jangan tutup resto ini sebelum aku datang besok, OK?”

Gadis itu tersenyum pada Jinki. “Ne.”

“Boleh aku pinjam ponselmu? Ponselku tertinggal bersama dompetku.”

Yunso tanpa pikir dua kali langsung menyerahkan ponselnya pada Jinki.

Jinki tersenyum saat menerima ponsel itu. Tak lama ia memencet beberapa tombol di ponsel berwarna Pearlescent Sky Blue milik yeoja itu.

“Kau menyukaiku?” tanya Jinki tiba-tiba.

Nde?” tanya Yunso bingung.

“Kalau aku tau dari awal kau MVP, aku akan bayar sepotong ayam tadi dengan tanda tanganku. Bukankah tanda tanganku bisa kuhargai 5000 won? Ah tapi biarlah…Berhutang ataupun tidak toh aku akan kembali juga ke resto ini. Aku suka ayam buatanmu.”

Yunso hanya diam dan mengambil ponselnya dari Jinki.

“Itu nomorku, Nona. Sebagai jaminan aku tak akan kabur dari hutangku. Kau boleh menerorku lewat SMS atau telepon sekalipun. Tapi satu yang tak boleh kau lakukan… Jangan sebarkan nomorku, OK?”

Seolah terhipnotis Yunso hanya mengangguk.

“Aku pergi ya, Nona. Oh iya, siapa namamu?”

“S-S-Shin Yunso,”

“Baiklah Yunso-sshi, aku pergi sekarang.”

Lagi-lagi Yunso hanya bisa mengangguk.

***

Setelah terbengong-bengong dan mencubiti dirinya sendiri, Yunso akhirnya mengecek ponselnya.

Hyaa pantas saja dia tau aku MVP! Wallpaper ponselku kan foto dia. Huwaaaa memalukan!”

Drrt drrt…

Byulgi calling…

Yeobseyo? Wae?” jawab Yunso di telepon.

HYAA EONNI JAM BERAPA SEKARANG? KENAPA KAU BELUM JUGA PULANG? AKU DIMARAHI EOMMA KARENA PULANG DULUAN TAU!!!”

Yunso menjauhkan ponselnya dari telinganya yang bisa berpotensi tuli karena mendengar amukan semangat adiknya itu.

Ne ne, arraseo. Aku pulang sekarang.”

***

Eonni, kajja kita tutup restoran ini. Sekarang sudah jam sepuluh tepat.” ajak Byulgi.

“Sebentar lagi. Kalau kau mau pulang duluan, silahkan saja.” jawab Yunso.

Ani. Aku tak mau dimarahi eomma lagi seperti kemarin.”

“Baiklah tunggu setengah jam lagi kalau begitu.”

Eonni menunggu seseorang kan? Nugu?”

“Ani. Aku tak menunggu siapa-siapa.”

***

Jam di tanganku menunjukkan angka 23.30

Untungnya adik cerewetku itu tengah tertidur. Kalau tidak dia pasti sudah menyeretku untuk pulang ke rumah sekarang.

Aku belum memberitau Byulgi bahwa aku sedang menunggu Jinki. Aku tak menceritakan kejadian tadi malam karena aku tau Byulgi pasti tak akan percaya dan akan menertawaiku.

Lagi pula… aku juga sejujurnya tidak percaya dengan kejadian yang aku alami semalam. Aku merasa itu hanya mimpi.

Ah, majja! Kenapa aku tidak mengecek nomornya yang ia masukkan ke ponselku?

***

Yunso hampir akan menjerit ketika nomor Jinki benar-benar ada pada ponselnya.

“Jadi yang semalam bukan mimpi?”

Senyum bahagia merekah di wajahnya.

“Tapi kalau kejadian semalam bukan mimpi, kenapa Jinki tak menepati janjinya?”

Yunso lantas teringat perkataan Jinki tentang dirinya yang boleh menelepon namja sipit itu.

“Haruskah aku telepon? Hhh~”

***

Sudah sejak lima menit lalu Yunso mondar-mandir di depan pintu toko sambil menggengam ponselnya.

“Telepon atau jangan ya?”

Diangkatnya ponsel itu, lalu diturunkannya lagi. Begitu terus berulang-ulang.

“Aku kan tak akan tau kalau tidak mencoba. Shin Yunso fighting!!!”

Ditekannya tombol hijau pada kontak Jinki.

“Maaf, nomor yang anda tuju sedang tidak aktif.”

Terdengar suara operator yang menjawab telepon gadis itu.

Hya! Bodoh sekali diriku. Ternyata kejadian semalam memang hanya khayalanku belaka. Buktinya nomor Jinki tak bisa aku hubungi. Hhh nomornya tidak berlaku.”

***

@SHINee’s dorm

Hyung, mau kemana malam-malam begini?” tanya Taemin pada Onew.

“Baru jam 10 malam, aku rasa ini belum terlalu malam…Aku mau membeli ayam.” jawab Onew sambil tersenyum.

“Ayam lagi? Jincha Hyung… Tak bisa ya sehari saja Hyung tak makan ayam?” gerutu Taemin.

“Tidak bisa Taemin. Bagaimana jika kau sehari saja tidak nge-dance?

“Mengerikan Hyung! Membayangkannya saja aku sudah merinding.”

“Itu juga yang akan aku rasakan. Tolong bilang aku pergi jika member lain menanyakan aku. Aku akan berikanmu banana milk nanti.”

“Siap Hyung!

***

“Onew Hyung, Manager ingin bertemu denganmu sekarang!” ujar Jonghyun tiba-tiba setelah membaca pesan dari ponselnya.

“Mengapa mendadak sekali? Dimana manager hyung sekarang?” gerutu Onew.

“Sedang on the way kemari.” jawab Jonghyun.

“Jonghyun, bisa kau bantu aku memberikan ponselku ini pada Taemin? Suruh dia charge ponselku. Baterai ponselku tinggal 15 persen gara-gara Taemin memainkan Angry Bird di ponselku.”

Okay.

***

Minnie, ini ponsel Onew hyung. Kau disuruh meng-charge ponselnya.” seru Jonghyun sambil memberikan ponsel Onew.

Okay hyung.

Sepeninggal Jonghyun, bukannya langsung meng-charge ponsel Onew, Taemin malah melanjutkan permainan Angry Bird-nya di ponsel Onew.

Sepuluh menit kemudian ponsel Onew pun mati.

Omo. Bagaimana ini? Ponsel Onew hyung keburu mati.”

Buru-buru Taemin menyambungkan ponsel Onew yang sudah mati dengan charger.

“Taemin, ayo kita main Winning Eleven!” ajak Minho.

“Ayo Hyung.

Taemin pun meninggalkan ponsel Onew tanpa dinyalakan terlebih dulu.

Dan disaat itu, Shin Yunso menelepon Onew.

***

Three days later…

Kaki Yunso menginjak post-it yang ada di depan pintu restorannya.

“Apa ini?” tanyanya bingung.

Yunso-sshi ini aku Jinki. Karena aku tak tau nomor ponselmu aku jadi menulis note ini. Semalam aku datang kesini tapi restomu sudah tutup. Tolong hubungi aku selesai kau membaca note ini untuk memastikan pesan ini telah sampai padamu.

Buru-buru Yunso mengambil ponselnya dan men-dial nomor Jinki.

Yeobseyo? Nuguseyo?” tanya suara di seberang sana. Tak salah lagi. Ini suara Lee Jinki.

“A-a-aku Shin Yunso,”

“Oh Nona chicken? Pesanku sampai?”

Nde.

“Nanti malam aku akan berkunjung dan membayar hutangku. Ingat jangan dulu tutup sebelum aku datang atau aku akan meneleponmu terus-terusan agar kau kembali dan membuka restomu. Arra?

Ne Jinki-sshi.

***

Malamnya Yunso menepati janjinya. Ia menunggu kedatangan Jinki.

Pukul 22.10 Jinki akhirnya datang.

“Kau benar-benar belum menutup tokomu? Terimakasih kalau begitu…”

***

Yunso masih saja bengong dihadapan Jinki. Ia lagi-lagi harus menemani Jinki makan karena namja itu ternyata benar-benar benci makan sendirian.

***

Sejak malam itu, Jinki rutin mengunjungi resto ayam itu. Ia selalu datang ketika SHINee tidak ada show yang mengharuskan mereka tampil malam hari.

Hubungan Jinki-Yunso semakin dekat dari hari kehari. Yunso juga tak lagi kaku karena ternyata Jinki orangnya sangat friendly.

“Yunso-ya. Kau memberikan pelet di ayam yang kau berikan untukku ya?”

Hyaa mana mungkin aku melakukan hal semacam itu?” amuk Yunso.

“Habisnya aku selalu kembali lagi kesini. Parahnya aku sekarang tak mau makan ayam jika itu bukan ayam buatanmu.”

“Percuma kau katakan itu. Aku tak akan memberikan diskon apapun padamu.”

Mendengar itu, Jinki hanya bisa mengerucutkan bibirnya kesal.

“Pelit sekali kau Nona Chicken. Tak bisakah kau buatkan ayam untukku setiap hari tapi tanpa perlu ku bayar?”

“Mana bisa -___- kalau begitu aku harus jadi istrimu dulu.” jawab Yunso spontan.

“Yasudah. Jadilah istriku!”

Yunso membelalakan matanya. Apa barusan ia salah dengar?

“Baiklah untuk tahap awal mari kita pacaran dulu. Oh dan aku tak mau dengar penolakan apapun darimu. Karena kau seorang MVP harusnya kau tak akan pernah menolak tawaranku ini. Kau masih menyukaiku kan?”

Yunso masih membeku. Mimpikah ia? Walaupun ini mimpi rasanya ini terlalu indah baginya.

***

Tak terasa sebulan sudah Jinki dan Yunso berpacaran. Malam ini rencananya mereka akan mengumumkan hubungan mereka pada yeosaeng Yunso dan member SHINee.

Eonni-ya. Katanya kau mau memberitauku namjachingu-mu malam ini?” tagih Byulgi.

Ne. Tunggu saja. Sebentar lagi dia akan datang. Aku jamin kau akan shock.

Ok we’ll see…” tantang Byulgi.

“Oh itu dia. Tuan chicken!!!”

Byulgi mengalihkan pandangannya ke arah pintu.

Omo, Onew SHINee?”

***

Onew masuk beserta empat member SHINee lainnya. Byulgi tak sanggup menutup mulutnya yang terbuka membentuk huruf o ketika melihat bias-nya berjalan di belakang Onew.

“Tutup mulut menganggamu itu Byulgi. Yang ada Minho akan ilfeel padamu.” tegur Yunso.

Annyeong, aku Jinki. Namamu Byulgi kan?” sapa Onew sambil mengulurkan tangannya. Byulgi menyambut uluran tangan Onew sambil mengangguk.

Semua member mengenalkan diri pada Byulgi juga Yunso. Sampai tibalah saatnya, Minho menggulurkan tangannya pada Byulgi.

“Minho imnida. Bangapta.

Byulgi masih saja terdiam memandangi wajah tampan Minho. Kemudian Yunso menyikut lengan yeoja itu agar tersadar dari lamunannya. Minho hanya bisa tersenyum dan itu membuat Byulgi semakin menggila. “J-J-Jung Byulgi imnida…

Mereka pun duduk sambil memakan ayam masing-masing. Byulgi masih saja memandangi Minho seperti tatapan orang dehidrasi yang menemukan oase di tengah gurun pasir.

“Onew Hyung, tolong katakan pada Yunso noona bahwa sepertinya aku menyukai adiknya…” ujar Minho sambil menatap Byulgi. Byulgi membulatkan matanya. Sedangkan Onew dan Yunso hanya bisa tertawa.

“Silahkan Minho. Kebetulan Byulgi baru saja putus dengan pacarnya seminggu lalu.”

***

Jonghyun Key dan Taemin sudah lebih dulu pergi meninggalkan resto. Byulgi juga barusan pulang diantar Minho. Hanya tersisa Onew dan Yunso di resto ini.

“Nona Chiken, happy one month ya… Ini hadiah dariku.”

Yunso menerima boneka berbentuk ayam pemberian Jinki.

Gomawo Oppa.

“Mana hadiahku?” tanya Onew sambil menengadahkan kedua tangannya.

Chu~ Yunso mencium pipi Onew. Tiba-tiba wajah Onew bersemu merah. Yunso tersenyum.

Happy one month juga, Lee Jinki.”

***END***

Eonni maaf kalo gasuka :c
Aku ga ada ide lagi. Mentok (?)

Maaf kalo romance-nya kurang kerasa. Aku lagi patah hati nih ㅋㅋㅋㅋ jadinya susah bikin romance apalagi adegan skinship gitu*bow

Maaf kalo banyak typo, tulisan ga bener dan lain-lain.

Posted from WordPress for Android

12 thoughts on “[FF special Hikma eonni’s Bday] : Chicken Love

  1. Kyaaaa~ aku senyum” sendiri bacanya…
    Sampe d sangka gila ma si eomma..

    “CHU~ byulgi mencium pipi onew”
    koq byulgi saeng? Bkan yunso?huhuks
    aku tau it typo.haha

    aku suka sama crtanya,tapi mungkn krna ini oneshoot and ngedadak bikinny jd alurnya kecepetan *mianhe..

    Feel romance nya jg lumayan dpt,,
    jeongmall gomawo nee km udah nyempetin bkin ff bwt eon,,km emg donsaeng boongan(?) yg baik *peluk erat.

    eoh km lg patah hati?
    Wae? Wooyoung nya selingkuh?

    • Hahaha sampe juga kesini kkkk~

      Tuh kan -___- kenapa si tiap orang yang minta bikinin ff ke aku, pasti pas beres baca langsung senyum-senyum sendiri? Ngerasa nyata apa gimana?

      Sebenernya eonni salah berat request ff ke aku. Secara aku bukanlah author handal. Tau sendii lah ffku parahnya kaya apa kkkk~

      Muehehe typo ya? Langsung aku edit tuh barusan. Mencegah kesalahpahaman. Wkwkwk parah banget ya eonni yang anniv malah aku yang cium onew. Ck mianhae.

      Haha iya banget ini emang kecepetan. Idenya juga gitu, dadakan… Maaf ya*bow

      Hhhh, bukan patah hati gara2 wooyoung eon. Itu sih aku gapeduli juga. Aku patah hati beneran di kehidupan nyata (?)

      Sekali lagi maap kalo ga memuaskan.

      *fyi, aku aja ngerasa ff ini gaje -_-v

    • Ya lucu saeng,mungkn krna penggambaran karakter(?) yunso ny mirip aku,jd aku kaya bnr terjun(?) ke ff nya, ap lg pas yunso nya cengong ktmu onew… Hahaha mungkn g bda jauh ma aku didunia nyata klo ktmu tuh Jin Ayam(?)

      ihh jangan bilang gitu saeng,jangan merendah.ARRA! *pura” marah.
      Segitu jg km bsa bkin ff,dr pda eon reader yg bisany minta ff and koment aneh ngerusuh(?) gmna gto *malah gue yg mrendah skrg.haha

      iah ih,aku cemburu km cium suami ku.. Ya dimaafkan.EH

      Ya dimaklumlah saeng,ah aku bingung kt ap yg pants melebihi terimakasih…

      Emang pth hti knapa? Sok crta ke eon *so prhtian

      • Ohahaha padahal aku cuma nebak2 aja loh bikin karakternya.

        Kayanya juga aku akan secengo si Byulgi di ff ini kalo beneran liat Minho.

        Kkkk gamsahamnida.

        Yagitulah eon. Unrequited love. Dia PHP gitu deh *Lirik postingan2 yang aku protek

        Hhh aku udah gamau inget2 lagi. Takut sakitnya kerasa lagi

        (((yaampun kenapa jadi curhaaaaat)))

    • Wah brti km pny indera ke 6 dong.kekeke kbtlan yg menarik

      mgkn km lbh parah dr eon klo bnr” ktmu tuh kodok tampan(?) *kabuuurr

      oohhh ara ara, ak jg prnh ngalamin ky gtu,ap lg sampe d jadiin taruhan.nyesek ny menusyuk(?) *ngikut” crhat

      y’dah klo g mau d ingt” lg,lupain aja *yaiyalah
      kubur dalem” di jamban(?)

      gpp sayang,kta saling curhat”an aja,biar PLONG(?)

      oh it yg d protek th bwt dia *lirik tau siapa

      • *tiba tiba mikir buka praktek dukun* #plak

        Kkkk iya kayanya. Btw denger2 maret taun depan ada SWC ina loh. Eon nonton ga?

        Hhh nyeseknya ini mah banget eon. Padahal segitu aku cuma tau dia suka sama cewe lain (dan itu jg kata orang) mereka pun ga sampe jadian. Tapi aku itu udah empat taun naksir dia. Dia juga salahnya sering nanggepin dan tarik ulur –that’s why i called him PHP– maksudku kalo dia gasuka aku kenapa ga nolak dari awal…

        Sakit banget eon. Dan daebaknya kita bertiga sekelas dong sekarang.

        Aduh maaf jadi beneran curhat.

        Iya itu postingan yang ku protek semua tentang kekeselan aku.

  2. lucu, aq ampe spechless gak tw mw komen apa, yg jlas bgus crtax, aq ska aplgi wkt onew ajak pcran kyk org nwarin mnum(?) tp overall bgus kok, daebak jeng😀
    Fighting!

    • Makasih eonni *peluk

      Seriusan bagus? Yakin? Ini fail tau eon. Aku maksa bikinnya. Romance nanggung. Hhhh maklumilah aku yang mati rasa semenjak patah hati (((curhat mode:on))) #plak

      Eon.. Kalau ada waktu mau baca ff-ku yg judulnya penyesalan yoona ga? Aku butuh pendapat tentang ffku yang itu *puppy eyes

  3. lucu iihhhh >///<
    Pengen nahh jd Yunso..
    Ciyee byulgi nya eksis jg yaa.. ditaksir Minho lg ㅋㅋㅋ~
    Oiyaa.. ini typo yaa?!
    "Three months later…
    Lima bulan berlalu, tapi aku tak kunjung
    melihat Onew."
    Di atas 3 bln dibawahnya jd 5 bln.
    Aku sukaaa.. Kalo aku yg jadi Yunso mungkin aku bklan langsung teriak, nangis, trus pingsan di tempat bgtu ketemu onyu ckckk..

    Km pake andro? di atas ada ctatan klo ff ini dpostingnya lewat wp for android..

    • Masa iya lucu?o_O

      Wkwk iyanih aku juga mau bgt jadi Yunso.

      ㅋㅋㅋㅋ Byulgi disini aku loh anyway. Biasanya aku kalo nulis OC itu berarti bukan aku haha cuma pinjem nama. Hahaha maunya bgt yak aku ditaksir mino *timpuk

      Oh iya typo. Mian…

      Aku make andri (?) haha kidding. Iya aku pake android. Aku ngurus wp juga di andro, abis males pake laptop. Eon pake andro juga kah?

Comment please n_n

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s