Noona, can you teach me?

Author: angangels aka Jung Byulgi
Cast: Taemin, Kang Jin Ah (Prisma Asih)
Genre: fluff, romance
Length: drabble
Author note: Prismaaaaaa akhirnya drabblenya jadi juga *tepuk tangan* sebenernya yang mau aku kasih bukan yang ini. Drabble yg lg itu aku ceritain mogok di ending muehehe. Oh terus yg dream girl gatau yak gimana kelanjutannya (-_-)v. Gini aja deh, kalo ff req-ku udah beres kamu ketik, DGnya aku tamatin. Ok? Deal kan?
Oh iya reader bayangin Taem yang masih unyu ya. Yang dia masih gaya rambut mushroom boleh bgt tuh. Soalnya di cerita ini Taeminnya masih lugu dan bocah bin polos (((kemudian melirik sedih Tetem yg sekarang sudah manly dan jadi TaeMAN)))

Oh iya ini juga sedikit terinspirasi setelah aku me-rewatch taxi with SHINee.

—Happy reading ^^—

“Noona, bagaimana caranya jika seorang namja ingin mencium yeoja?”

Uhuk

Jin Ah tersedak ketika mendengar pertanyaan Taemin. Apa ia salah dengar?

“Noona~” Taemin merengek ketika Jin Ah tak kunjung menjawab.

“Aku juga tidak tau Taemin-a.”

“Noona jangan berbohong…”

“Naneun geotjimal aniya. Aku-” Jin Ah berhenti sejenak. Ragu jika dia harus melanjutkan perkataannya. “Aku belum pernah berciuman.”

“Jincha?” mata Taemin membulat merasa amazed.

Jin Ah menggindari tatapan Taemin karena malu.

“Lagi pula aku bukan namja. Bagaimana bisa aku tau hal seperti itu!”

~

Esoknya Taemin dan Jin Ah kembali bertemu di taman tempat mereka biasa bertemu.

Taemin dan Jin Ah hanyalah tetangga dekat. Hubungan mereka mungkin tidak lebih dari sekedar noona-dongsaeng.

Setahun lalu Taemin merengek pada Jin Ah agar gadis itu bersedia menjadi noonanya. Awalnya Jin Ah menolak, tapi karena tak tega melihat wajah sedih Taemin akhirnya dia menyanggupi.

Taemin kala itu hanya iri pada Jonghyun yang sering membanggakan noonanya. Taemin yang masih kekanakan kemudian merasa ingin memiliki noona juga.

“Taemin-a. Aku kemarin sudah bertanya pada Minho.”

“Noona menanyakan apa?”

Jin Ah mendelik ke arah Taemin. Helloooo, bukankah kemarin namja ini yang penasaran menanyakan hal tentang ciuman? Jin Ah sudah menahan malunya ketika nekat menanyakan hal semacam itu pada Minho. Hhh tapi salahnya juga, siapa suruh menanyakan hal itu? Toh Taemin juga sudah melupakannya. Paling-paling ia hanya iseng kemarin.

“Ah! Apa tentang ciuman itu?” tebak Taemin tepat sasaran. “Apa jawaban Minho hyung, Noona?”

“Katanya, tatap wajah yeoja yang kau suka selama tiga detik. Jika yeoja itu diam saja maka kau boleh menciumnya. Apalagi jika yeoja itu memejamkan matanya ketika kau tatap. Itu tandanya ia takkan menolakmu.”

Jin Ah memandang Taemin untuk melihat responnya ketika perkataannya selesai. Jantung Jin Ah berdetak tidak karuan ketika mendapati Taemin menatap matanya intens. Tanpa sadar Jin Ah mulai menghitung dalam hati.

Satu.

Taemin mulai mendekatkan wajahnya.

Dua.

Wajah Taemin kini hanya berjarak tiga senti dari wajah Jin Ah. Mata Taemin tetap menatap intens. Deguban jantung gadis itu makin menggila.

Tiga.

Hembusan nafas Taemin yang lembut dan hangat menerpa wajah Jin Ah. Refleks Jin Ah menutup matanya ketika jarak mereka hanya tersisa sekitar satu senti.

Beberapa detik kemudian Jin Ah merasakan sesuatu yang lembut dan basah menempel pada bibirnya. Dibukanya sebelah matanya. Kemudian Jin Ah membelalakan matanya terkejut ketika mendapati Taemin sedang menciumnya sambil memejamkan mata. Di dorongnya bahu Taemin pelan.

Plak

Refleks Jin Ah menampar pipi Taemin kencang.

“Wae, Noona? Kenapa kau menamparku?”

“Kau sudah kurang ajar! Kau barusan menciumku tiba-tiba! Jangan kau pikir setelah aku memberitaumu cara mencium yeoja kau bisa langsung mempraktekannya denganku! Aku bukan kelinci percobaan ataupun yeoja murahan!” amuk Jin Ah.

“Noona…” Taemin memegang tangan Jin Ah yang terjulur, “Sebenarnya aku menyukaimu. Kau lah gadis yang ingin aku cium.”

“Mwo?”

—FIN—

4 thoughts on “Noona, can you teach me?

  1. Huaaaa ini apaan ? Kenapa kaya gini ? Hahaha
    jungkir balik bacanya unnie -,-
    Oke aku balik usahain ffnya jadi tp gak janji cepet yaa😉

Comment please n_n

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s