Saturday Night (Part 3)

image

Author: angangels aka Jung Byulgi
Cast: You, Kim Jonghyun
Genre: fluff-romance, angst, friendship
Length: Chaptered

—Happy reading and do leave comment please ~(^o^)~—

The next Saturday

“Booo!”

“Omo! Aish Jjong! Kau mengagetkanku saja!”

“Kau sudah mau pulang? Kajja kuantar.”

“Tumben sekali kau baik padaku. Ada apa hm? Tunggu. Bukankah malam ini satnight? Kau tidak menjemput pacarmu untuk berkencan?”

“Mulai minggu lalu kau kan pacarku. Makanya aku mengantarmu pulang.”

“Hahaha lucu sekali, Jjong.”

“Aku tidak punya pacar. Sudah kubilang aku mau belajar jadi jomblo. Kau pikir aku bercanda?”

“Jomblo sih jomblo. Tapi kenapa kau harus terus menghabiskan satnight di rumahku huh?”

“Selama kau juga jomblo, tidak akan ada yang marah kan? Cmon, memangnya menghabiskan satnight sendirian menyenangkan apa? Two is better than one. Kau juga senang kan tiap satnight aku temani? Mengaku saja lah.”

“Cih. Apa aku terlihat senang? Eommaku menganggap kita dating asal kau tau!”

“Ya sudah, bilang saja kita pacaran. Beres kan?”

***

“Loh loh loh? Kau tidak lupa harus belok kanan kan jika ingin ke rumahku? Kenapa kita malah lurus?”

“Kita ke rumahku. Habisnya kau terlihat tidak senang saat aku berkunjung ke rumahmu.”

“Tapi kau belum tanya aku mau atau tidak kan? Aku juga belum izin pada eommaku, Jjong!”

“Kalau aku tanya dulu kau pasti menolak. Izin dari eommamu biar aku yang urus.”

Kemudian Jonghyun menepikan mobilnya. Setelahnya ia mengambil ponsel yang ada di saku celananya.

“Eomeonim, annyeonghaseyo. Aku hari ini minta izin untuk membawa ___ ke rumahku. Ah ye aku akan antarkan ia pulang nanti. Ah? Ne ne. Kami memang pacaran. Oh mungkin ____ malu untuk mengakuinya pada Eomeonim. Ne ne. Annyeonghaseyo.”

“Izin eommamu sudah kukantongi. Kau tak bisa menolak lagi Ok?”

“Iya tapi tidak harus ada bohong segala kan? Siapa yang pacaran huh?”

“Kenapa sih kau sepertinya tidak suka sekali jika aku bilang kita pacaran? Kalau tidak bilang seperti itu eommamu belum tentu mengizinkan aku membawamu pergi.”

Drrrt drrrt

Ponsel Jonghyun bergetar.

“Yeobsaeyo, oh Sekyung-a. Mian, aku tidak bisa menemanimu. Aku malam ini harus menemani pacarku. Maaf ya.”

“Itu yang aku tidak suka. Kau menjadikan aku tameng.”

***

“Huwaaa rumahmu besar sekali.” seru ___ takjub.

“Kau gadis pertama yang kuperbolehkan menginjakan kaki di rumahku.”

“Wuuuuuah!” ___ masih saja terkagum-kagum. Sepenuhnya mengabaikan Jonghyun.

“Ayo masuk.”

___ pun mendekati Jonghyun yang sedang membuka pintu.

“Oh Hyung! Kau sudah pulang? Tumben sekali. Eh Hyung membawa siapa?”

“Taemin-a, ini ____. Gadis ini pacarku.”

“Annyeong, ____ imnida.”

“Annyeong Noona. Aku Taemin, adik dari Jonghyun Hyung.” sapa Taemin ceria. “Huwaaa Hyung pandai sekali memilih gadis. ___ noona cantik sekali.”

“Ada siapa Minnie? Kau berisik sekali sih, suaramu sampai terdengar ke dapur.”

“Eomma! Kemari! Jonghyun Hyung datang membawa pacarnya!” pekik Taemin riang.

“Kajja temui eommaku.” ajak Jonghyun. Tanpa sadar ___ menyambut genggaman tangan lelaki itu.

“Eomma, kenalkan. Ini ___, pacarku.”

“Annyeonghaseyo, Eomeonim. ___ imnida. Bangapseumnida.”

“Oh annyeonghaseyo. Aku eommanya Jonghyun dan Taemin. Jadi kau yang sudah buat Taemin teriak-teriak?”

“Eotte Eomma? Pacar Jjong Hyung cantik kan? Ah aku jadi ingin punya pacar juga.”

Bletak.

“Pacarku yang cantik kenapa kau yang girang?”

“Eomeonim, sedang masak ya?”

“Ah iya. Aku sedang membuat makan malam.”

“Boleh aku bantu?”

“Eh? Kau mau membantu?”

“Ne Eomeonim. Aku ingin membantu.”

***

@ kitchen

“Eomeonim, ada yang bisa aku bantu?”

“Bisa tolong potong daging sapi itu?”

“Ne Eomeonim.”

Dengan cekatan ___ mulai memotong daging.

“Omo. Kau suka memasak ya? Terlihat sekali kau tidak asing dengan peralatan dapur.”

“Aku memang suka memasak, Eomeonim. Tapi aku belum begitu mahir.”

“Jarang sekali gadis jaman sekarang yang kenal dapur. Jonghyun beruntung punya pacar sepertimu.”

“Itu-”

“___, kemari. Coba kuah ini. Apa menurutmu ini kurang bumbu?”

___ mendekat dan menerima suapan kuah dari eomma Jonghyun.

“Masshita! Tapi menurutku kurang gula pasir, Eomeonim.”

“Omo! Kau benar! Bukan kurang. Aku lupa belum memasukkan gula pasir.”

“Aigooo baru satu jam bertemu, Eomma sudah lengket sekali dengan ___. Kalian terlihat seperti ibu dan anak.” ujar Jonghyun yang entah sejak kapan sudah bersandar di konter dapur.

Kring kring kring

“___, tolong jaga sup ini ya? Coba dicicipi lagi. Apa masih kurang sesuatu? Aku sudah menambahkan gula pasir. Aku mau angkat telepon dulu.”

“Nde, algeseumnida, Eomeonim.”

Saat eomma Jonghyun pergi dari dapur, Jonghyun menghampiri ___ yang tengah mengaduk sup.

“Aku mau coba kuahnya dong.”

Tanpa banyak berpikir, gadis itu menuruti permintaan Jonghyun. Diambilnya sedikit kuah lalu menyuapkan kuah itu pada Jonghyun.

“Awas masih panas. Pelan-pelan.”

“Bagaimana? Kurang sesuatu kah?” tanya gadis itu kemudian.

“Perfect.” jawab Jonghyun. “Aaah aku jadi lapar!”

“EOMMA AKU JUGA MAU PUNYA PACAAAAAR! AKU MAU MESRA-MESRAAN DI DAPUR SEPERTI JONGHYUN HYUNG!!!”

“Aish. Sejak kapan bocah kecil itu mengintip kita?” gerutu Jonghyun.

***

“Ah aku kenyang sekali. Eomma, lain kali buat daging asap lagi ya? Yang barusan enak sekali!” seru Taemin.

“Daging asap tadi bukan eomma yang buat. Itu buatan ___.”

“Ah jincha? Noona… Sering-sering main kemari ya? Kalau Noona sering kesini kan aku bisa makan enak terus.”

“Andwae! Kau tidak boleh sering-sering makan masakan pacarku. Itu hakku!”

“Aigo aigo, Jjongie. Kau kekanakan sekali.” tegur sang ibu.

“Jjong-a, sudah jam tujuh. Antarkan aku pulang…” rengek ___.

“ANDWAE!”

___ dan eomma Jonghyun tersentak kaget mendengar jawaban kompak kakak beradik yang tidak menperbolehkan ___ pulang.

“Baru jam tujuh. Aku antar pulang jam sepuluh saja ya?”

“Betul itu Noona. Jangan dulu pulang. Aku masih ingin bersama Noona.”

“___, kajja kita ke kamarku. Jangan biarkan Taemin menggangu kita!”

“Apaan sih Jjong? Aku mau bantu Eomeonim mencuci piring dulu.”

“Taemin-a, sana bantu eomma cuci piring! Bayaran karena kau sudah makan masakan pacarku.” titah Jonghyun sambil menarik lengan ___ pelan menuju kamarnya.

***

“Tunggu disini, aku mau mandi dulu.”

___ memutuskan untuk mengelilingi kamar Jonghyun sambil menunggu namja itu mandi.

“Psst Noona… Pssst!”

“Taemin?”

“Sssssh jangan berisik Noona. Nanti ketauan Jjong Hyung.”

Yeoja itu terkekeh geli, “Tenang saja. Hyungmu sedang mandi.”

“Benarkah? Berarti aku bisa masuk! Yey!”

“Sini, Minnie.”

Taemin pun melangkahkan kakinya memasuki kamar Jonghyun.

“Noona, sudah berapa lama pacaran dengan hyung?”

“Em-,” gadis itu kebingungan akan menjawab apa karena Jonghyun tidak memberitaunya tentang ini, “Dua bulan?”

“Wah daebak! Semoga long last ya Noona. Aku doakan. Semoga Noona bisa sampai jadi istri Jonghyun hyung.”

___ hanya terdiam sambil sedikit tersenyum. Sebenarnya ia juga mengaminkan doa Taemin.

“Noona gadis pertama yang hyungku bawa ke rumah. Berarti Noona sangat spesial. Hyungku itu walau playboy seperti itu, ia tak pernah sekali pun mau membawa gadisnya kesini. Jangankan mengajaknya secara sukarela seperti saat hyung mengajak Noona. Gadisnya memaksapun hyungku tak akan mau membawa gadis itu ke rumah.”

“Kenapa?”

“Hyungku pernah berjanji pada aku dan Eomma, tidak akan membawa gadis ke rumah jika ia belum serius dengan gadis itu. Dia juga takut gadis-gadis yang ia putuskan akan berdatangan ke rumah kami untuk menangis meraung-raung–meminta balikkan pada hyungku.”

***TBC***

9 thoughts on “Saturday Night (Part 3)

  1. Anyeooong~~~ hehehe

    Kyaaaaaa jonghyunnya kode bgt kyaaaaaaaa :3 udah itumah fix jadi.. (?) *ditabok author

    Mm…… mau nanya, enggg… itu konfliknya blm keluar ya? Apa emng gaada?.-. Soalnya menurutku……. kl gaada konfliknya kurang greget ‘-‘v

    Tp terserah kamu sihh ehehehhe, aku ngedukung semua keputusanmu kok ^^ *apaan sih-.-*

    Semangat bikin lanjutannyaaaaaaaa ^^9

    • Bukan kode kooo. Jjongnya belum naksir😛 *bocorin aja bocorin

      Ada sih konflik. Tapi gak complicated. Simple doang gitu muehehe (-_-)v maap yee~

      Ok ditunggu ya🙂

  2. Hihihi *senyam senyum gaje*
    ini si jjong nya udh suka blm sihh ama ___? pake dbawa kerumah segala..diperkenalkan sebgai pacar pula..

Comment please n_n

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s