Saturday Night (Part 4)

image

Author: angangels aka Jung Byulgi
Cast: You, Kim Jonghyun
Genre: fluff-romance, friendship
Length: Chaptered

—Happy reading and do leave comment please ~(^o^)~—

Noona gadis pertama yang hyungku bawa ke rumah. Berarti Noona sangat spesial.

Perkataan Taemin terus berputar di kepalaku. Aku… Spesial bagi Jonghyun?

Impossible. Kami kan hanya sebatas sahabat–walau aku menganggapnya lebih.

“___, kenapa melamun?”

“Aku tidak mela- KYAAAAA!” aku menjerit begitu tau Jonghyun yang baru selesai mandi duduk tepat di sampingku. Yang membuatku kaget adalah karena ia telanjang dada! Mataku tercemar hal yang yadong :c

Tuan setengah telanjang itu terlihat santai saja mendengar jeritanku. Dengan tenangnya ia mengeringkan rambut dengan handuk kecilnya.

“Tidak usah teriak. Aku tau kok aku sexy.”

“Pakai bajumu Jjong!” pekikku panik.

“Kau juga suka kan melihat absku? Buktinya kau tidak menutup mata.” ujarnya enteng masih sambil mengeringkan rambutnya.

Aish! Ppabo! Segera kututup mataku menyadari kebodohanku yang tidak menutup mata sejak awal.

“Sekarang sudah terlambat nona manis. Kau sudah terlanjur melihat kesexyanku. Aku pasti sangat sexy kan saat habis mandi? Bertelanjang dada dengan rambut basah.”

“Self praising! Cepat pakai bajumu!” sergahku jengkel.

***

One hour later

“Antarkan aku pulang… Jebal.”

“Masih jam setengah sembilan. Satu jam lagi ya?”

“Tapi aku sudah mengantuk.”

“Anggap saja ini simulasi kencanmu. Jika kau punya pacar nanti, saat satnight, jam segini kau masih berkencan. Kau belum boleh tidur, gadis kecil.”

“Tapi aku sung- *hoam* sungguh mengantuk, Jjong.” rengekku sambil menguap kecil.

“Ya sudah tidur saja. Nanti aku bangunkan jam sepuluh dan kuantar pulang.”

“Nan shireo.”

“Wae? Atau kau tidak mau kubangunkan sekalian? Supaya gantian kau yang bermalam di rumahku lalu paginya kita jogging?”

“Gadis macam apa yang bermalam di rumah seorang namja? Kau pikir aku murahan?”

“Aigo aigo. Bukan itu maksudku. Kita kan tidak akan macam-macam. Memangnya kita mau ‘tidur’ bersama apa? Aku mana berani menyentuhmu.”

Tok tok

“Jonghyun Hyung, ____ Noona… Aku ikut main dong. Biarkan aku masuk.”

“Main apanya? Kami sedang berkencan! Bocah sepertimu dilarang menggangu.” tolak Jonghyun.

“Minnie, masuk saja. Ayo kita main…”

Kriet

Pintu terbuka dan muncullah sosok Taemin lengkap dengan cengiran lebarnya. Ditangannya terdapat satu set kartu uno dan bedak bayi.

“Aish! Kenapa kau biarkan dia masuk?”

“Noona… Kita main uno yuk! Jjong Hyung juga!”

“Kajja kajja kajja!” sambut ___ girang. “Ini permainan favoritku. Yang kalah wajahnya diberi bedak kan?”

***

“Yeay! Aku menang lagi!” seru ___ riang.

Dengan semangat dan suka cita, dicoleknya bedak bayi kemudian dioleskan ke wajah Jonghyun dan Taemin.

“Muahaha Jjongie kau harus berkaca! Sebentar lagi wajahmu akan putih sekali karena bedak.”

Yeah. Setelah lima kali bermain, Jonghyun baru sekali menang.

“Kau terlihat manis saat tersenyum dan memanggilku Jjongie.” ujar Jonghyun tulus.

“Aish Hyung! Jangan umbar kemesraan di depan aku yang masih di bawah umur dong!”

“Siapa suruh kau menggangu kencan kami bocah?”

“Maaf (T___T).”

“Gwaencanha, Minnie. Noona senang kok main dengan Taemin.”

“Chankaman…” Jonghyun mengambil ponselnya lalu menarik lengan ___ dan Taemin agar mendekat, “Ayo kita foto!”

Jepret

“Ah Noona! Ini tidak adil! Noona hanya punya satu garis bedak! Aku dan Hyung ada banyak huweeee kami jadi jelek di foto.” protes Taemin sewaktu melihat hasil jepretan foto.

“Gwaencanha Minnie. Kita bertiga terlihat lucu kok. Kita berdua malah tetap tampan walau wajah kita dipenuhi bedak.” seru Jonghyun.

“Hoam~”

“O ow. Our sleeping beauty sudah sangat mengantuk. Sepertinya aku harus mengantarnya pulang.”

“Yaaaah. Noona tidak menginap? Menginap saja di kamarku! Aku akan pindah ke kamar hyung. Eotte?”

“Maaf Minnie-ya. Noona harus pulang.”

“Tapi Noona harus janji ya? Harus sering datang kemari.”

“Ne, Minnie.”

***

“Jjan! Kita sudah sam-”

Kata-kataku terhenti ketika aku melihat ___ tertidur pulas di mobilku. Sekarang sudah jam sepuluh. Yeah, sepertinya gadis ini jam malamnya hanya sampai jam 10.

Aku ingin membangunkannya tapi aku urung melakukannya. Wajahnya begitu damai ketika tidur. Tidak tega rasanya. Ia mungkin kelelahan setelah membantu eomma memasak dan bermain dengan Taemin. Tanpa sadar tanganku perlahan mengelus lembut wajahnya.

“Terima kasih untuk hari ini, ____.” bisikku lirih.

Aku tersentak ketika tubuhnya menggeliat pelan. Segera kutarik lenganku menjauhi wajahnya.

“Oh kita sudah sampai? Apa kita sudah sampai dari tadi?”

“Anio. Kita baru saja sampai,” dustaku.

“Jjong-a, terima kasih sudah mengantarku pulang. Tapi maaf karena ini sudah terlaru larut, aku tidak akan mempersilahkanmu untuk mampir.”

Aku terkekeh geli, “Iya aku tau. Kau ini jadi orang kok tidak ada basa basinya sih?”

“Annyeong!” pamitnya

“Tunggu!” Buru-buru aku turun dan membukakannya pintu, “Aku harus mengantarmu sampai depan rumah dan menemui ibumu.”

“Eo baiklah.”

***TBC***

17 thoughts on “Saturday Night (Part 4)

  1. Ishhh…aku mau protes! ini kenapa pendek BANGET? *digetok *yaiyalah namanya jg drabble -_-
    Tp pendek bgt masa..gantung sngt bacanya ><

  2. Unnie~ Maafkan aku yang baru komen di part ini T__T
    Maafkan akuu!!!
    Aduh ini penasaran bangeeeeet!!
    Cie banget Jjong nya udah mulai ada perasaan sama ‘___’ /?
    Semua ff unnie mah keren lah hoho (Iyalah keren, orang reader nya aja macem aku #plakk)

    Keep writing ya unnie :3

  3. ah unni katanya twoshot atau trilogy, ini nyampe part 4 belum kelar xD
    bagus unn, lanjutkan *enaknya jadi reader tinggal omdo ._.

    • Iya niiiih keasyikan ngetik. Tapi sebenernya kalo aku publishnya normal (?) ini palingan jatohnya trilogy. Tapi karena aku updatenya sedikit-sedikit jadi gini deh… Abis kalo ga gitu ff ini gaakan beres kalo ga aku cicil fufufu

      • iya hampir mirip drabble .-.
        SN part 5 kapan un? aku buka blog unni tiap hari ngarep udah ada lanjutan SN ^^

        • bukannya mirip bep… ini emang drabble hahahaha *malah ketawa*

          (o.O)

          demi apa dong kamu nungguin updatean ff absurd ini? hahahaha aku tuh udah pengen publish… tapi aku merasa ceritanya mengalay (?)

          aku publish deh. special buat kamu~ #wink bareng key

Comment please n_n

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s