Saturday Night (Part 8)

image

Title: Saturday Night
Author: Jung Byulgi
Cast: Kim Jonghyun, You
Support cast: find it later~
Genre: romance, friendship
Length: (masih aja) drabble-chaptered

Note: Masih ada yg inget sama ini FF? Kayanya gaada ya wkwk. Yasuahlah ya. Happy reading aja ^^

Lee ___

Deg.

Tidak. Jonghyun pasti bercanda.

“Leluconmu lucu sekali, Tuan Kim.”

“Aku tidak sedang bercanda.”

“Yayaya. Terus saja ber-acting. Seolah aku akan percaya saja.”

“Apa di matamu aku tak pernah serius?”

Deg.

Tatapan matanya mengunci tatapanku. Untuk pertama kalinya dalam hidup, aku melihat kesungguhan dalam sorot mata Kim Jonghyun. Mungkinkah… Mungkinkah kali ini dia serius?

“Jjong-”

“Aku tidak pernah merasa seyakin ini pada seorang gadis.”

Tidak. Jangan terbujuk rayuannya. Ingat puluhan gadis diluar sana yang sudah jadi korban ke-playboyan seorang Kim Jonghyun.

Jonghyun pasti sudah teramat ahli membuat gadis-gadis percaya dan akhirnya jatuh pada perangkapnya. Tidak. Aku tidak boleh jadi korban selanjutnya.

“Dengarkan aku, Jonghyun. Mungkin bagimu aku sama saja dengan gadis lain di luar sana. Tapi maaf, kau salah.”

Jonghyun terdiam. Hanya mata puppy-nya yang memandangku dengan sorot terluka.

“Bagaimana caranya agar kau percaya bahwa aku sungguhan jatuh cinta padamu?”

“Ini tidak mungkin, Jjong. Ini tidak mungkin.”

“Tapi kenapa?”

Kepalaku tiba-tiba berdenyut. Rasa sakit kemudian menjalariku.

“Bisakah kau tinggalkan aku sendiri?”

“Tapi-”

“Aku mohon, Jjong.”

“Baiklah. Terima kasih sudah mau mendengar pernyataan cintaku. Mungkin kau butuh waktu. Selamat malam.”

***

Kim Jonghyun

Hyung! Astaga! Ada apa dengan wajahmu?!” seru Taemin khawatir begitu ia membukakan pintu untukku.

Hyung! Bukankah kau baru saja nge-date dengan ___ noona? Ya Tuhan! Apa kalian putus?” tanyanya panik.

“Taemin-a, tolong tinggalkan aku sendiri.”

***

Author POV

Sudah seminggu Jonghyun dan ___ saling menghindar.

___ berusaha menghindari Jonghyun karena ia ketakutan. Takut hatinya akan goyah jika sedikit lagi saja Jonghyun memperlihatkan kesungguhannya.

Sedangkan Kim Jonghyun sedang berusaha menjaga jarak. Berharap dirinya akan segera terbiasa hidup tanpa kehadiran  ___.

***

Lee Taemin

Pasti ada sesuatu yang terjadi dengan Jonghyun hyung. Dan feeling-ku mengatakan jika ini ada hubungannya dengan ___ noona.

Tidak biasanya hyung yang ceria jadi pendiam. Belum lagi auranya yang meredup. Apa mereka putus?

Melihat Jonghyun hyung putus dengan pacarnya sudah bagaikan santapan sehari-hari untukku. Tapi tak pernah ada satupun gadis yang membuat hyung-ku galau sampai seperti ini. Pasti Jonghyun hyung sangat mencintai ___ noona. Secara, ia tak pernah mau repot-repot mengalau–aku ingat dia pernah bilang padaku, “Untuk apa kau bersedih hanya karena seorang gadis? Masih banyak gadis di luar sana yang lebih baik.”

Kau tak bisa mencari gadis yang lebih baik dari ___ noona, huh?

***

Kim Kibum

“Astaga Kim Jonghyun! Kau betul-betul sudah menjadi pria melankolis huh?”

Hari ini aku berkunjung ke kediaman Jjong. Taemin bilang kakaknya yang satu itu sepertinya perlu aku tangani.

Ternyata bocah jamur itu benar. Aku cukup terkejut saat mendapati Jjong sedang menatap foto ___ yang ada di ponselnya.

“Apa memandangi fotonya sudah jadi rutinitasmu?”

“Ti-tidak. Tadi aku hanya-”

“Kau hanya apa? Cih. Tak kusangka Jonghyun sang pejuang cinta sekarang hatinya selembut Hello Kitty. Sepertinya kau sungguhan akan pensiun jadi player.

“Jadi… Ada apa antara kau dan ___? Sudah lama aku melihat kalian seperti saling menghindar.”

“Minggu lalu aku menyatakan perasaanku padanya. Dan aku ditolak.”

“Hanya karena itu kalian saling menghindar?! Ini konyol!”

“Entahlah. Semuanya salahku. Mungkin harusnya aku tak perlu menyatakan perasaanku. Mungkin saja kami masih dekat saat ini jika aku tidak bertindak gegabah.”

“Sepertinya kau sudah menemukan cinta sejatimu. Selamat. Aku rasa sebenarnya ___ juga menyukaimu. Hanya saja dia berusaha menyangkal.”

See? Kau juga sependapat denganku, bukan? Aku juga yakin dia memiliki perasaan yang sama denganku!” serunya tiba-tiba semangat. Dia bahkan menggoyang-goyangkan lenganku senang–seperti bocah umur lima tahun.

“Tsk. Dia sungguhan sudah merubahmu, Jjong.” ujarku, “Lalu tunggu apalagi? Buat dia yakin akan perasaannya sendiri. Bukankah membuat takluk para gadis adalah satu-satunya keahlianmu?”

“Masalahnya itu. Gadis ini tidaklah sama dengan gadis lainnya, Key. Dia berbeda.”

“Pasti ada jalannya, Jjong. Kau yang paling tau.”

***

Lee ___

“Selamat pagi, Princess.

Kim Jonghyun? Sedang apa ia di rumahku sepagi ini?

“Ayo naik. Kau tak punya waktu untuk melamun. Atau kau akan terlambat.”

Belum selesai aku mempertimbangkan untuk menerima ajakannya atau tidak, Jonghyun sudah menarik tanganku.

~

Tidak. Ini tidak benar. Kenapa kami kembali dekat seperti ini?

Kami bahkan tengah lunch bersama di kantin kampus.

“Apa melamun sudah menjadi hobby barumu?”

Aku tersentak kaget begitu ditegur Jonghyun.

Ada yang salah. Kenapa Jonghyun bersikap seolah tidak ada apa-apa diantara kami. Bukankah ia sudah menyatakan perasaannya–dan jangan lupakan bahwa aku menolaknya– minggu lalu? Bukankah harusnya kami menjaga jarak?

~

“Sampai bertemu besok pagi. Aku pamit pulang.”

Tidak. Cukup hari ini aku bertindak gegabah. Aku tidak boleh berada dalam radius lima meter dari Kim Jonghyun. Atau usahaku untuk membiasakan hidupku tanpanya akan hancur.

***

Kim Jonghyun

“___ sudah berangkat. Bukankah ia bilang kalau kalian janjian di halte depan?”

Janjian? Kapan kami membuat janji?!

~

“___ sudah pulang sejak setengah jam lalu. Mr. Yoon ada urusan makanya ia mengakhiri kelas lebih cepat dari biasanya.”

Good. Kau sedang berusaha menghindariku huh?

***

Lee ___

Sebenarnya rutinitas baruku benar-benar menguras tenagaku.

Yang benar saja. Sekarang aku harus berangkat setengah jam lebih awal agar bisa menghindar dari Kim Jonghyun. Bus di pagi hari sungguh merupakan sebuah disaster. Pengap dan selalu penuh sesak.

Setelah sampai di kampus aku akan bersembunyi di perpustakaan sampai bel masuk berbunyi– menghindari Jonghyun yang menurut penuturan Hyeri selalu menyempatkan diri mengecek apakah aku sudah sampai di kelas atau belum.

Belum lagi aku harus membawa bekal sendiri dari rumah– meminimalisir kemungkinan untuk berpapasan dengan Jonghyun di kantin saat istirahat.

Jika kelas terakhir sudah usai, aku buru-buru keluar agar Jonghyun tak berkesempatan untuk memaksaku pulang bersamanya.

Menghindari Jonghyun bukanlah perkara mudah. Tapi aku harus bertahan sampai namja itu lelah mengejarku. Aku hanya perlu bertahan seperti ini sedikit lagi.

~

“Lama tidak berjumpa, Lee ___.”

Mati. Kenapa Jonghyun bisa ada di depan kelasku.

“Ternyata keputusanku untuk membolos kuliah terakhirku hari ini membuahkan hasil. Apakah menyenangkan terus menghindar dariku?”

“J-J-Jong…”

/////TO BE CONTINUED ASAP ^^/////

Haloooo long time no see, ya. Aku sedang mencoba nulis lagi nih. Udah lama ga nulis, sekalinya nulis kaku banget gini.

Semoga dengan nulis drabble ini, minat nulisku muncul lagi (u,u)

9 thoughts on “Saturday Night (Part 8)

  1. Saeng!! aku tau koq ini drable tau bgt.. tp g puas sumpahh!! pendek bener.. mana nihh ff baru nongol setelah sekian lama, aku smpai lupa -_-
    Next part nya jan kelamaan yaa

    • Eonni kangen ;___;

      Iya maaf maaf hehe. Padahal aku janji part ini bakal panjang dan jadi ending. Tapi aku post drabble lagi. Maap beuuut -____-

      Abisnya kalo langsung end rasanya alurnya ngebut bgt. Terus… kukira udah gaada yang nungguin cerita ini lagi wkwk😄

      • Nado!!! *hug
        Udh lama yaa aku g main ksini, skrg aku udh jrg on.. lg comeback to kampus soalnya ㅠㅠ blm lg jringan yg krng brshabat..

        ckckk klo udh dpost psti ad yg nungguin lahh.. klo lgsung end emg kecepetan sihh.. seenggaknya d.panjangin dikit yaa.. aku greget baca ff drabble u.u
        btw aku jg mau nagih ff.. itu lohh yg ad dream2nya.. judulnya lupa ^^v it jg jgn lupa d.lanjutin yaa😀

  2. KYYAAAAAA!!! EONNI, EONNI TAU GAK AKU NGECEK WP EONNI UDAH KAYAK M INUM OBAT, 3 KALI SEHARI EONNI!! TAPI EONNI BLOM JUGA NGEPOST FF, AKHIRNYA AKU NEMU FF FAVPRIT AKU LAGI SN SN SN
    POKONYA EONNI HARUS NERUSIN FF INI SAMPE END.
    LANJTUTT TERUS EONNI. AKU SLALU NUNGGU FF EONNI BYULGI

Comment please n_n

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s