사랑 하지마

Title: 사랑 하지마 (Don’t Love Me)
Author: Jung Byulgi
Cast: Choi Minho, Kim Hyejin (OC/You)
Genre: romance, angst
Length: Drabble

Note: inspired by Hyorin’s song, 사랑 하지마

Do not expect anything. Drabble ini aku tulis cuma dalam waktu satu jam. Pasti aneh. Aku nulis juga maksa banget. Aku cuma berharap bisa terangsang mau nulis lagi setelah nge-post drabble abal ini.

&&&

Sudah sebulan hubunganku dengannya berakhir. Tapi kenapa rasa sakit ini belum juga berkurang?

***

Satu bulan yang lalu

“Oppa, apa kau ada waktu hari ini? Aku ingin berkencan denganmu. Ayo bertemu di sungai Han pukul lima sore ^^”

“Tumben sekali. Baiklah. See you there, sweety.”

~

Han River
18:05

“Oppa, bukankah matahari yang sedang tenggelam itu indah?”

“Eo. Tapi kau lebih indah lagi chagiya.”

“Oppa. Sudah kubilang aku tak suka gombalanmu.”

“Iya. Arasseo. Aku minta maaf.”

Aku mengeratkan rangkulan tanganku pada lengannya. Bahunya selalu terasa nyaman untuk aku sandari.

“Oppa,”

“Hm?”

“Kita… Kita putus saja.”

***

Standing on this street that I
always used to walk with you
I blankly pace back and forth and
look at the sky

Aku menyusuri jalan yang biasa aku lalui dengannya saat berkencan. Aku merindukannya. Sangat. Karena hanya ini yang bisa aku lakukan, aku berharap rasa rinduku bisa berkurang dengan ini.

As I look back at our love, as I
turn back our love
I’m only filled with regrets and it
hurts like this

Masih terbayang jelas masa-masa indah itu. Saat kami berdua menyusuri jalan ini sambil menggoyangkan tangan yang saling bertaut. Cerita yang kami tukar. Senyum dan tawa yang kami bagi.

Otakku terus memutar kenangan indah saat kami masih bersana. Bohong jika aku bilang tak bahagia saat dengannya.

Choi Minho adalah pria terbaik yang pernah singgah di hidupku. Kisahku dengannya yang paling banyak memiliki kenangan indah.

Semakin aku mengingat perjalanan cintaku dengannya. Perasaan menyesal mulai muncul. Bohong jika aku bilang aku baik-baik saja. Hatiku sakit sekali. Aku menyesal sudah mengakhiri hubungan kami.

~

Then the traffic light changed and I saw you
I couldn’t take another step and
just turned around
As I turned around, on top of my
footsteps
Tear marks were engraved one by one

Sudah jadi rutinitasku untuk menyusuri jalan menuju taman dimana aku sering menghabiskan waktu dengan Minho. Hanya dengan begini aku bisa mengenang semuanya.

“Minho Oppa…” bisikku amat pelan saat melihat Minho dari jauh.

Aku rasa Minho tak melihatku karena ia sedang sibuk tertawa bersama gadis di sampingnya.

Aku berbalik karena tak sanggup meneruskan langkahku. Bersamaan dengan itu air mataku menetes perlahan.

“Kau sudah menemukan penggantiku secepat ini, Oppa? Selamat. Aku harap kau bahagia.”

I’m the one who broke up with
you, I’m the one who said it’s over
But it hurts so much when I passed you by

Bodoh! Kenapa air mata ini mesti turun? Bukankah aku yang minta putus darinya? Lalu kenapa aku masih merasa sakit? Kenapa hatiku bahkan lebih sakit lagi ketika melihatmu sudah menggandeng gadis baru?

It hurts this much after I left you
So I hope you aren’t hurting like I am

Aku merasakan sakit hingga rasanya aku tak sanggup lagi bernapas. Tidak apa. Ini resikoku. Aku hanya berharap kau tidak merasakan rasa sakit yang aku rasakan, Minho oppa.

사랑해, 최민호
안녕…

***

Minho side

“Kita… Kita putus saja”

“Putus? Jangan bercanda, Hyejin-a… Ini tidak lucu.”

“Aku tidak bercanda. Ayo kita akhiri hubungan ini.”

“Tapi kenapa?”

“Aku sudah tak lagi cinta padamu, Oppa. Mian.”

***

Tak lagi cinta padaku katanya? Bagaimana bisa dia mengatakan hal semacam itu sementara aku sudah mencintainya setulus hatiku? Tega sekali.

~

Dia bilang dia sudah tak cinta padaku. Lalu apa yang sedang ia lakukan sekarang? Sudah tiga hari aku buntuti, dirinya tak pernah absen mengunjungi taman ini.

“Soojung-a, bisa kau bantu aku?”

~

“Oppa! Kalau kau masih cinta kenapa tak langsung bilang saja pada Hyejin eonni?”

“Kau tak mengerti, Soojung-a. Aku butuh bantuanmu. Jika dia melihat kita dan ia cemburu, berarti dia juga masih cinta padaku. Bantu aku, please.”

“Kenapa mesti melibatkan aku? Gengsimu tinggi sekali Oppa. Jika aku jadi kau aku tak mau repot-repot seperti ini. Apa susahnya bilang kau masih cinta?”

~

“KELUAR KAU CHOI MINHO!!! KELUAR!!!”

Kakak Hyejin menggedor pintu rumahku dengan brutal. Ada apa ini?

“Annyeong-”

Plak

Sebuah tamparan hinggap di pipi kananku.

“HYA NAMJA BODOH! NAPEUN NAMJA! APA KAU TAU ADIKKU SEDANG MEREGANG NYAWA SEKARANG? ADIKKU PUNYA PENYAKIT LEUKIMIA DAN DIA DIVONIS HANYA AKAN HIDUP SATU BULAN LAGI. KAU TIDAK TAU KAN KALAU ADIKKU MEMUTUSKANMU KARENA IA TAK INGIN KAU BERSEDIH JIKA AKHIRNYA IA MATI DAN MENINGGALKANMU??! ADIKKU MELEPASMU WALAU IA MASIH SANGAT MENCINTAIMU KARENA IA MEMIKIRKAN PERASAANMU, DAN KAU MALAH DENGAN MUDAHNYA MENGGANDENG GADIS BARU LALU MEMAMERKANNYA DI DEPAN ADIKKU!!! APA TUJUANMU??? KAU INGIN ADIKKU MATI LEBIH CEPAT LAGI??!”

“A-aku tidak tau, Noona. Soojung bukan pacarku. Aku sengaja memamerkannya berharap Hyejin cemburu dan akhirnya memutuskan kembali padaku. Maafkan aku-”

Plak

Lagi-lagi sebuah tamparan. Kali ini di pipi kiri.

“BODOH! PIKIRANMU SEMPIT SEKALI!”

Drrrrt… Drrrt…

Ponsel Hyera noona berdering.

“Yeob- A-a-apa?” ponselnya terjatuh dari gengamannya. Tak lama tubuhnya ambruk karena kakinya tak kuat menopang tubuhnya lagi.

“Adikku… Kim Hyejin. Meninggal dua menit yang lalu.”

—END—

APA INI??? APA INI??? /ikutan caps jebol kaya kakaknya Hyejin LOL/

Jelek banget ceritanya. Aduh maluuuuu (/o\)
Tapi terpaksa aku harus post karena wpku sepi banget -_-

Doakan mood menulisku balik dong. Hiks ;_____;

4 thoughts on “사랑 하지마

Comment please n_n

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s